Faktor Penyebab Ketidakdisiplinan Siswa Kelas XI IPS SMA N I Siberut-Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai”, Skripsi, Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat, Padang,2018

Yasinta, Samalinggai (2018) Faktor Penyebab Ketidakdisiplinan Siswa Kelas XI IPS SMA N I Siberut-Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai”, Skripsi, Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat, Padang,2018. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12020107 YASINTA SAMALINGGAI ok Flip.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak)
abstrak.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Permasalahan ini beranjak dengan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh siswa di SMA N 1 Siberut-Selatan. Adapun pelanggaran yang dilakukan siswa seperti : Cabut, alfa dan keterlambatan. Meskipun sekolah telah membuat tata tertib untuk peserta didik, tetapi masih saja ada peserta didik yang melakukan pelanggaran terhadap kedisiplinan di sekolah. Sejalan dengan itu, maka dirumuskan apakah yang menjadi Faktor Penyebab Ketidakdisiplinan Siswa kelas XI IPS SMA N 1 Siberut-Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan terdiri dari guru, peserta didik dan orang tua. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa dari hasil wawancara dengan informan penelitian dan data sekunder berupa catatan, arsip tentang pelanggaran atau buku kasus yang ada pada guru BK di SMA N 1 Siberut-Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Unit analisis yaitu peserta didik (individu) dan analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman, yang terdiri empat tahap, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang Faktor Ketidakdisiplinan Siswa Kelas XI IPS SMA N I Siberut-Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat disimpulkan bahwa: (a) Faktor Lingkungan Sekolah. Peserta didik akan memiliki kedisiplinan jika lingkungan sekolah mendukung terciptanya suasana yang kondusif dan menyenangkan seperti guru dan teman sebaya. Jadi agar terciptanya kedisiplinan peserta didik yang diharapkan, maka peran sekolah juga penting yang meliputi guru dan teman sebaya, (b). Faktor Lingkungan Keluarga. Faktor lingkungan juga mempengaruhi kedisiplinan siswa, dimana situasi lingkungan ini meliputi lingkungan fisis (Lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat). Lingkungan teknis (Lingkungan berupa fasilitas atau sarana-prasarana yang bersifat kebendaan) dan Lingkungan Sosiokultural berupa (Lingkungan antar individu yang mencakup kepada budaya sosial masyarakat tertentu). Adapun saran penelitian ini adalah diharapkan kepada pihak sekolah dan orang tua untuk lebih memperhatikan peserta didik untuk lebih disiplin dalam belajar supaya hasil belajarnya lebih baik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 04 Jul 2018 01:53
Last Modified: 04 Jul 2018 02:04
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/99

Actions (login required)

View Item View Item