Strategi Masyarakat Dalam Menghadapi Banjir Di Kawasan Rawan Banjir Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang.

Rahmayani, Ikhsan (2017) Strategi Masyarakat Dalam Menghadapi Banjir Di Kawasan Rawan Banjir Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12030107 RAHMAYANI oke.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (239kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, mengetahui dan membahas tentang strategi masyarakat dalam menghadapi banjir di Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang dilihat dari : 1) sistem drainase, 2) ruang terbuka hijau, dan 3) bentuk dan pondasi rumah. Jenis penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini meliputi tiga RW yang terkena dampak banjir paling parah dengan jumlah KK sebanyak 550. Sampel responden diambil dengan teknik propotional random sampling dengan sampel berjumlah 110 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket.Teknik analisa data menggunakan analisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) sistem drainase di Kelurahan Rawang ini tidak memadai sehingga sering terjadi banjir dan partisipasi masyarakat untuk ikut serta merawat drainase tersebut juga rendah, Tapi strategi masyarakat agar drainase bisa bermanfaat dengan cara menabah tinggi badan drainase. 2) ruang terbuka hijau di Kelurahan Rawang itu sendiri ada dua variasi yaitu ruang terbuka hijau pribadi dan umum, ruang terbuka hijau pribadi sekitar 50,9% dan ruang terbuka hijau untuk umum sekitar 49,09% tetapi tidak dirawat dengan semestinya. 3) bentuk dan pondasi rumah di Kelurahan Rawang saat terjadi banjir tidak terlalu berpengaruh terhadap bentuk rumah yang ada, tetapi sangat berpengaruh terhadap pondasi rumah yang ada, sekitar 45,45% pondasi di daerah tersebut mengalami perubahan seperti tenggelam dan 32,72% mengalami kemiringan. Jadi dapat diambil kesimpulkan bahwa Kelurahan Rawang ini sering terjadi banjir karena kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungannya sangat rendah, tetapi untuk mensiasati terjadinya banjir, masyarakat melakukan perubahan dengan meninggikan rumah atau pun meninggikan teras.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 01 Aug 2018 03:13
Last Modified: 01 Aug 2018 03:13
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/956

Actions (login required)

View Item View Item