Efektifitas Pembinaan Dalam Perspektif Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang

Lisa, Meutia Adisya Putri (2015) Efektifitas Pembinaan Dalam Perspektif Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10070225 LISA MUTIA ADISYA PUTRI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK - 2020-07-22T154904.397.pdf

Download (149kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN - 2020-07-22T154948.569.pdf

Download (147kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA - 2020-07-22T154929.759.pdf

Download (366kB)

Abstract

Dalam Lapas masih terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh narapidana, seperti peredaran narkoba dan perkelahian lainnya. Penyebab perkelahian itu bermacam-macam ada yang karena utang karena uang sambal, saling mengejek hingga terjadi perkelahian dari peristiwa tersebut, ini menjadi menarik bahwa kurangnya pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh petugas Lembaga Pemasyaraatan dalam melakukan pengamanan terhadap narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan di LAPAS Kelas IIA Padang dan mendeskripsikan Efektifitas Pembinaan Dalam Perspektif Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional yang dikemukakan oleh Talcott parson, secara spesifik pandangan Parson mengacu pada dinamika yang terjadi dalam sistem sosial sebagai bagian dalam struktur sosial. Menurut Parson ada empat fungsi penting yang mutlak dibutuhkan bagi semua sistem sosial, yaitu AGIL. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Kualitatif dengan tipe Deskriptif. Cara menentukan informan adalah purposive sampling, dengan jumlah informan sebanyak 11 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, study dokumen. Unit analisinya adalah individu dan sumber datanya narapidana, buku dan catatan kecil. Jenis data adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis data dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data atau penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan terbagi dua yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pembinaan kepribadian terdiri dari pembinaan rohani dan pembinaan jasmani. Pembinaan kemandirian terdiri dari keterampilan kerja. Efektivitas pembinaan dalam perspektif narapidana belum berjalan dengan efektif hal ini berdasarkan hasil wawancara dengan narapidana dan petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Selain itu juga, pembinaan belum berjalan dengan baik karena kurangnya sarana dan prasarana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, dan tidak adanya dana yang mendukung untuk program pembinaan agar berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 11 Aug 2020 01:41
Last Modified: 11 Aug 2020 01:41
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/9432

Actions (login required)

View Item View Item