Fungsi Tradisi “Monduduakken Induak-induak” Sebelum Upacara Perkawinan di Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang

Asnurul, Asnurul (2015) Fungsi Tradisi “Monduduakken Induak-induak” Sebelum Upacara Perkawinan di Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11070269 ASNURUL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK - 2020-07-22T141500.826.pdf

Download (473kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN - 2020-07-22T141548.332.pdf

Download (336kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA - 2020-07-22T141531.845.pdf

Download (159kB)

Abstract

Tradisi merupakan adat kebiasaan turun temurun yang dilakukan masyarakat dan menjadi corak kebudayaan dalam masyarakat. Tradisi sangat penting bagi masyarakat karena dengan adanya tradisi akan terlihat perbedaan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain. Begitu juga dengan tradisi monduduakken induak-induak yang ada dalam adat perkawinan masyarakat Nagari Ujung Gading. Yang masih berfungsi sampai sekarang sehingga yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah fungsi tradisi monduduakken induak-induak di Nagari Ujung Gading. Tujuan dari penelitian ini adalah, tujuan umum ingin menjelaskan tahap-tahap pelaksanaan tradisi monduduakken induak-induak dan tujuan khusus dari penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan fungsi dari tradisi monduduakken induak-induak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Fungsional Struktural yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Bahasan Fungsionalisme Struktural Parsons tentang fungsi untuk semua sistem “tindakan” yang terkenal dengan skema AGIL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi terlibat, wawancara mendalam dan studi dokumen. Kemudian yang menjadi unit analisisnya adalah berupa kelompok. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tahapan dalam pelaksanaan tradisi monduduakken induak-induak ada tiga tahapan yang pertama musyawarah famili, menghitung daa, mengundang masyarakat secara keseuruhan dan niniak mamak, dan pelaksanaan tradisi monduduakken induak-induak. Fungsi dari tradisi ini bagi masyarakat secara umum adalah sebagai pengikat tali persatuan, sebagai sarana untuk menjalin rasa kebersamaan atau membangun solidaritas antara sanak saudara dan warga masyarakat secara keseluruhan. Dan untuk memusyawarahkan secara adat dengan induak-induak atau orang yang di tuakan yaitu niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan “Puti”, tentang acara pesta perkawinan yang akan dilaksanakan setelah acara monduduakken induak-induak tersebut dan bisa melestarikan tradisi monduduakken induak-induak dalam masyarakat di Nagari Ujung Gading.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 06 Aug 2020 04:26
Last Modified: 06 Aug 2020 04:30
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/9342

Actions (login required)

View Item View Item