Perkembangan Industri Kopi Arabika dan Kopi Luwak di Kenagarian Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok (2003-2014)

Resi, Puspita (2015) Perkembangan Industri Kopi Arabika dan Kopi Luwak di Kenagarian Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok (2003-2014). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10020019 RESI PUSPITA.pdf

Download (6MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK - 2020-07-22T134926.153.pdf

Download (147kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN - 2020-07-22T135008.057.pdf

Download (150kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA - 2020-07-22T134950.517.pdf

Download (228kB)

Abstract

Industri kopi arabika dan kopi luwak di Kenagarian Surian ini merupakan usaha yang dijalankan oleh Edranovid dari tahun 2003. Industri kopi arabika dan kopi luwak di Nagari Surian dari tahun 2003-2014 tetap bertahan ditengah bermunculannya industri kopi lainnya dan dengan adanya permintaan pengeksporan dari Australia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, pertama: Bagaimana latar belakang munculnya industri kopi arabika dan kopi luwak di Kenagarian Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok. Kedua: Bagaimana perkembangan industri kopi arabika dan kopi luwak di Kenagarian Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok tahun 2003-2014. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode sejarah yang terdiri dari empat tahap. Tahap pertama heuristik yaitu mengumpulkan data, baik primer maupun sekunder. Tahap kedua yaitu kritik sumber, yaitu pengujian dan seleksi terhadap data yang telah dikumpulkan. Tahap ketiga yaitu analisis dan interpretasi data, yaitu penafsiran kembali terhadap data yang yang sudah didapatkan. Dan tahap ke empat yaitu penyajian hasil penelitian dalam bentuk tulisan ilmiah atau skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, industri kopi arabika dan kopi luwak di Kenagarian Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok muncul karena agen Medan lalu lalang masuk ke Nagari Surian untuk membeli kopi langsung kepada para petani kopi, kemudian agen tersebut berbuat curang, sehingga Edranovid terosebsi membuka usaha pengolahan biji kopi arabika. Kedua, Pada periodesasi 2003-2006 tenaga kerjanya hanya dari keluarga saja, bahan baku dari hasil kebun milik keluarga, peralatan untuk produksi kopi bersifat sederhana dan hanya memproduksi beras kopi arabika sebanyak 500 kg perbulan. Pemasaran dan konsumennyapun hanya di sekitar derah Surian saja. Pada periodesasi 2007-2010 tenaga kerja yang bekerja pada industri kopi arabika dan kopi luwak Surian sudah enam orang, bahan baku tidak hanya dari nagari Surian saja tetapi juga dari Solok Selatan dan sudah mulai memproduksi bubuk kopi luwak Surian sebanyak 4 kg perbulan. Pemasannya sudah sampai ke Medan. Pada periodesasi 2011-2014, karena adanya peralatan dan teknologi yang canggih yang didapatkan dari bantuan Dinas Perkebunan Provinsi Sumbar, kopi arabika diproduksi 2 ton perbulan, sedangkan kopi luwak Surian 10 kg perbulan. Pemasarannya tidak hanya di dalam negeri saja, tetapi sudah sampai diekspor ke Australia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 06 Aug 2020 03:16
Last Modified: 06 Aug 2020 03:16
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/9322

Actions (login required)

View Item View Item