Faktor yang Mempengaruhi Remaja Melakukan Perilaku Seks Bebas dan Upaya Penanggulangganya (Studi terhadap Peserta Didik di Sekolah X Kabupaten Pesisir Selatan)

Lusi, Afrimanengsih (2015) Faktor yang Mempengaruhi Remaja Melakukan Perilaku Seks Bebas dan Upaya Penanggulangganya (Studi terhadap Peserta Didik di Sekolah X Kabupaten Pesisir Selatan). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10060172 LUSI AFRIMANENGSIH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK - 2020-07-10T105723.466.pdf

Download (147kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN (37).pdf

Download (179kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
KEPUSTAKAAN (74).pdf

Download (155kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya remaja yang terlibat dalam perilaku seks bebas, seperti: menonton video porno, membaca cerita porno,, melakukan seks bebas dengan pacar. Penelitian ini ditujukan untuk melihat: 1) Faktor yang mempengaruhi remaja melakukan perilaku seks bebas. 2) Upaya penanggulangan perilaku seks bebas oleh orang tua dan guru BK. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun yang menjadi informan penelitian adalah: 1) Informan kunci yaitu remaja yang melakukan perilaku seks bebas sebanyak satu orang, 2) Informan tambahan sebanyak tiga orang yaitu: teman dekat remaja, orang tua dan guru BK. Instrumen yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Faktor yang mempengaruhi remaja melakukan seks bebas adalah karena besarnya dorongan biologis yang muncul dalam diri remaja yang dipengaruhi oleh kebiasaan menonton video porno dan membaca cerita porno, kondisi ini membuat remaja tidak mampu mengendalikan dorongan biologis, remaja kurang mendapatkan informasi dari orang tua dan guru BK mengenai kesehatan reproduksi, besarnya kesempatan untuk melakukan seks bebas, serta pergaulan remaja yang bebas. 2) Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh orang tua dan guru BK untuk mengurangi besarnya dorongan biologis, meningkatkan kemampuan mengendalikan dorongan biologis, membuka informasi mengenai kesehatan reproduksi, serta menghilangkan kesempatan melakukan perilaku seks bebas belum terlaksana dengan baik. Untuk itu, peneliti merekomendasikan agar orang tua dan guru BK bisa menjadi model bagi remaja dalam bersikap dan bertindak serta memberikan pendidikan seks sejak dini pada remaja.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Program Studi > Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 28 Jul 2020 04:20
Last Modified: 28 Jul 2020 04:20
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/9037

Actions (login required)

View Item View Item