Syaikhul Ikhwan: Dari Tokoh Politik ke Tokoh Agama Di Kampung Dalam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat (1993-2015)

Ridho, Saputra (2018) Syaikhul Ikhwan: Dari Tokoh Politik ke Tokoh Agama Di Kampung Dalam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat (1993-2015). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
RIDHO SAPUTRA SKRIPSI FUL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img] Text (Abstrak)
abstrak ridho 14020099 7.pdf

Download (251kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB IV penutup perbaikan 7.pdf

Download (255kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka perbaaikan 7.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bagaimana keterlibatan Syaikhul Ikhwan dalam mengajarkan ajaran Islam melalui Tarekat Naqsyabandiyah yang sedang berkembang di Kampung Dalam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. penelitian ini perlu dilakukan untuk melihat bagaimana perkembangan, dan respon masyarakat tentang ajaran Islam melalui Tarekat Naqsyabandiyah yang ada di Kampung Dalam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang dipakai dalam penulisan ini sesuai dengan metode penelitian sejarah, yaitu sebagai berikut: Pertama heuristik adalah kegiatan mengumpulkan sumber berupa literatur dan wawancara, kedua kritik sumber yaitu kegiatan untuk menguji sumber-sumber yang telah dikumpulkan melalui kritik internal dan eksternal , ketiga interpretasi yaitu kegiatan untuk menafsirkan fakta dengan cara menghubungkan fakta yang satu dengan yang lainnya sesuai dengan peristiwa sejarah yang meliputi waktu, tempat, dan peristiwa, dan keempat historiografi yaitu menyajikan hasil penelitian dalam bentuk skripsi. Hasil penelitian ini, Syaikhul Ikhwan adalah sosok seorang tokoh politik dan ulama yang merupakan keturunan dari syekh Abdul Majid, salah satu pemimipin Tarekat Naqsyabandiyah yang ada di Lubuak Landua. Pada tahun 1993 Syaikhul Ikhwan menikah dengan Zalmi Satria yang berasal dari Kampung Dalam, dari pernikahan tersebutlah Syaikhul Ikhwan mulai melakukan ajaran Islam melalui Tarekat Naqsyabandiyah, megingat masyarakat Kampung Dalam masih banyak melanggar syari’at Islam seperti t’hayyul, percaya dengan hal ghaib, berdukun, berjudi, adu ayam, nikah muthalil. Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah yang ada di Kampung Dalam dari tahun 1993-2015 memiliki perkembangan yang sangat pesat dibuktikan dengan bertambahnya murid setiap tahun, Syaikhul Ikhwan mengembangkan Tarekat Naqsyabandiyah ini melalui cara pengajian seperti Tawajjuh akbar, wirid mingguan, berdakwah dari surau ke surau, dan melakukan suluk di Masjid/Surau AL-Amin yang dibangun oleh Syaikhul Ikhwan di Kampung Dalam Kecamatan Kinali. Respon masyarakat tentang ajararn Islam melalui Tarekat Naqsyabandiyah sangat diterima dan didukung oleh tokoh adat, ulama, dan masyarakat Kampung Dalam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
K Law > K Law (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 27 Jul 2020 02:16
Last Modified: 27 Jul 2020 02:16
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8995

Actions (login required)

View Item View Item