Psikologis Tokoh Badrun dalam Novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy

Rakib, Rakib (2015) Psikologis Tokoh Badrun dalam Novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK (64).pdf

Download (248kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V (51).pdf

Download (150kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA (23).pdf

Download (150kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
10080345 RAKIB.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh “permasalahan psikologis yang terdapat dalam novel Sandiwara Bumi karyaTaufiqurrahman al-Azizy”. Berkaitan dengan permasalahan tersebut dalam novel Sandiwara Bumi terdapat tokoh Badrun yang mengalami berbagai peristiwa dalam kehidupanya yang menyebabkan aspek kejiwaannya tidak seimbang. Oleh karena itu penelitian ini akan mendeskripsikan aspek id, ego, dan superego tokoh badrun tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan psikologis tokoh Badrun dalam novel Sandiwara Bumi karya Taufiqurrahman al-Azizy ditinjau dari id, ego, dan superego dengan mengunakan teori yang dikemukakan Sigmund Freud. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yaitu novel Sandiwara Bumi karya Taufiqurrahman al-Azizy. Data dalam penelitian ini adalah teks yang berhubungan dengan psikologis tokoh Badrun dalam novel Sandiwara Bumi karya Taufiqurrahman al-Azizy,. Berdasarkan data yang ditemukan maka hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, psikologis tokoh Badrun ditinjau dari aspek id, tokoh Badrun adalah seorang tokoh yang penuh ketakutan di masa kecilnya. Kekuatirannya membuat hidupntnya tidak nyaman dan dia merusaha untuk menyampaikan kepada kakaknya akan ada terjadi bencana besar yang menimpah kampunya, tapi sang kakak tidak mendengar perkataan dari Badrun tersebut. Kedua, psikologis tokoh Badrun ditinjau dari aspek ego Badrun adalah seorang tokoh yang keras dan pantang menyerah melakukan sesuatu tanpa memikirkan apa yang akan terjadi kepada orang lain. Ketiga, psikologis tokoh Badrun di tinjau dari aspek superego adalah Badrun seorang yang menyesal dengan perbuatan jahat kepada kedua orang tua angkatnya dan Tuhan, sehingga dia meminta maaf dan menyadari kesalahannya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z004 Books. Writing. Paleography
Divisions: Program Studi > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 19 Jun 2020 07:40
Last Modified: 19 Jun 2020 07:40
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8811

Actions (login required)

View Item View Item