Kendala Kerapatan Adat Nagari Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan

Jensten, Yarmanda (2019) Kendala Kerapatan Adat Nagari Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK SKRIPSI.pdf

Download (7kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN DAN SARAN-converted.pdf

Download (36kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA-converted.pdf

Download (146kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
SKRIPSI PDF.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa Pada dasarnya sengketa tanah yang terjadi di Minangkabau Khususnya di Nagari IV Koto Hilie dan sengketa tersebut terjadi di karenakan adanya perampasan hak milik sehingga terjadilah pertengkaran antara kedua belah pihak, namun telah ada upaya yang dilakukan oleh pengurus kerapatan adat nagari untuk menyelesaiakan sengketa tanah ulayat tersebut, dalam penyelesaian permasalahan sengketa tersebut terdapat beberap kendalanya seperti Ketidaktersediaan dokumen, kebepihakan niniak mamak terhadap salah satu pihak, serta kurangnya anggaran dana dalam penyelesaian sengketa tersebut. Dengan demikian dari hasil menyelesaian di kerapatan adat nagari ada beberapa sengketa tanah ulayat yang tidak terselesaikan oleh Kerapatan Adat Nagari dan ada juga sengketa tanah ulayat yang terselesaikan. Dengan demikian dari keterangan di atas menunjukan terdapat kendala kerapatan adat nagari dalam proses penyelesaian sengketa tanah ulayat. Jadi dari permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian tentang kendala kerapatan adat nagari dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk :1) Mendeskripsikan Kendala kerapatan adat nagari dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Disfungsional yang dikemukakan oleh Robert K Merton. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Kemudian unit analisisnya adalah individu. Analisis data menggunakan model analisis data interaktif oleh Miles dan Huberman Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Terdapat kendala kerapatan adat nagari dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat tersebut ialah pertama (1) Kurangnya ketersedian dokumen seperti Ranji atau silsilah. (2) Keberpihakan pengurus kerapatan adat nagari dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat tersebut. (3) Kurangnya anggaran dana lembaga kerapatan adat nagari dalam proses penyelesaian sengketa tanah ulayat tersebut. Kata Kunci: Kendala KAN, Sengketa Tanah, Disfugsi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 11 May 2020 04:02
Last Modified: 11 May 2020 04:02
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8482

Actions (login required)

View Item View Item