Analisis Persebaran Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian Di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Pada Tahun 2010-2017

Thessy, Nur Vitasari (2019) Analisis Persebaran Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian Di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Pada Tahun 2010-2017. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
Thessy Nur Vitasari (15030070) SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (Abstrak)
abstrak (word).pdf

Download (7kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan (bab v).pdf

Download (7kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (81kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan 0memperoleh 0informasi tentang (1) pemetaan persebaran alih 0fungsi 0lahan pertanian 0menjadi 0non pertanian 0di 0Kecamatan Sangir 0Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2010-2017; (2) perubahan bentuk 0alih 0fungsi 0lahan pertanian 0menjadi 0non pertanian di 0Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2010-2017; (3) dampak alih fungsi 0lahan pertanian 0menjadi 0non pertanian di 0Kecamatan Sangir 0Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, 0karena mendeskripsikan 0keadaan yang sedang terjadi sesuai dengan kenyataannya dan sistematis serta memeberikan penyelesaian dan gambaran dari permasalahan yang akan diteliti. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Data diambil melalui observasi dilapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Sebaran alih fungsi lahan pertanian 0menjadi 0non pertanian di Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan berbentuk menyebar. Alih fungsi lahan di Kecamatan Sangir terdapat 23 titik yang tersebar pada empat nagari di Kecamatan Sangir. (2) dari tahun 2010-2017 alih fungsi 0lahan 0di Kecamatan Sangir mengalami peningkatan dan penurunan. Pada tahun 2010 0luas 0lahan pemukiman sebesar 1.998 0Ha, pada tahun 2017 sebesar 3.070 yang mengalami peningkatan sebesar 1.072 Ha. Sedangkan fasilitas umum pada tahun 2010 luas lahannya sebesar 895 Ha, tahun 2017 sebesar 1.053 Ha yang mengalami peningkatan sebesar 158 Ha. Lahan yang mengalami penurunan adalah 0lahan sawah, perkebunan, dan kebun campuran. Pada tahun 2010 0lahan sawah sebesar 7.830 Ha, dan tahun 2017 sebesar 7.139 Ha yang mengalami pengurangan sebesar 691 Ha. Kemudian perkebunan pada tahun 2010 sebesar 3.246 Ha, pada tahun 2017 sebesar 3.041 Ha yang mengalami penurunan sebesar 205 Ha. Sedangkan 0kebun campuran pada tahun 2010 sebesar 1.691 Ha, tahun 02017 sebesar 1.357 Ha yang mengalami pengurangan sebesar 334 Ha. Lahan sawah, perkebunan, dan kebun campuran tersebut beralih menjadi pemukiman dan fasilitas umum. (3) 0Dampak alih fungsi 0lahan terhadap sosial ekonomi 0masyarakat adalah 0masyarakat dapat mengusahakan usaha lain seperti berdagang ataupun memperoleh pekerjaan baru. Selain itu alih fungsi lahan juga berdampak terhadap lingkungan yaitu berkurangnya produktifitas pangan dan kualitas udara juga berkurang.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 26 Apr 2020 14:15
Last Modified: 26 Apr 2020 14:15
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8385

Actions (login required)

View Item View Item