Analisis Spasial Tingkat Bahaya Longsor Pada Jalur Transportasi Sumpur Kudus-Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung

Kessy, Yovana Sari (2019) Analisis Spasial Tingkat Bahaya Longsor Pada Jalur Transportasi Sumpur Kudus-Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
KESSY YOVANA SARI 15030049 SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK kk.pdf

Download (84kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V.pdf

Download (85kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (142kB)

Abstract

Bencana pada hakikatnya adalah fenomena yang dikarenakan oleh suatu proses alam yang berlangsung secara alamiah ataupun berawal dari kegiatan atau ulah manusia, sehingga adanya resiko maupun bahaya terhadap hidup dan penghidupan manusia baik secara moril maupun materil. Seperti pergerakan tanah yang sering terjadi ketika adanya akumulasi curah hujan dalam jumlah yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui sebaran titik potensi longsoran, tingkat bahaya longsoran, dan karakteristik fisik tanah daerah longsoran pada jalur transportasi Sumpur Kudus-Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif menggunakan metode survei. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 16 titik longsor yang sudah terjadi pada jalur transportasi Sumpur Kudus-Kumanis. Analisa data menggunakan penjumlahan harkat tingkat bahaya longsor berupa tabel harkat dari kriteria tingkat bahaya longsor MAAF-Japan dengan menggunakan Software ARCGIS. Hasil penelitian ditemui: 1)sebaran titik potensi longsoran tersebar acak karena jarak antara titik sebaran longsor yang satu dengan titik sebaran longsor lainnya ditemukan tidak beraturan serta mengikuti jalan. 2)tingkat bahaya longsor di kecamatan Sumpur Kudus berada pada kelas sedang-tinggi. Tingkat bahaya longsor sedang meliputi nagari Sepakat Silantai dengan luas 2.285,54 ha dan persentase 4,1%, Sisawah dengan luas 14.837,2 ha dan persentase 2,7%, Tamparungo dengan luas wilayah 3.919,07 ha dan persentae 7,1%, Kumanis dengan luas wilayah 5.991,83 ha dan persentase 1,9%, Tanjung bonai aur dengan luas 8.709,43 ha dan persentase 1,5%, Mengganti dengan luas 7.585,19 ha dan persentase1,3%. Tingkat bahaya longsor kategori tinggi meliputi nagari Sumpur Kudus dengan luas wilayah 4.727,84 ha dan persentase 8,7%, Unggan dengan luas 6.472,73 ha dan persentase 1,1%. 3)sifat fisika tanah meliputi tekstur tanah sebagian besar merupakan liat berpasir, lempung berpasir, lempung liat berpasir, pasir berlempung. Struktur tanah kasar dan remah, dan permeabilitas lambat dan sangat lambat sehingga terjadinya longsor.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 26 Apr 2020 08:19
Last Modified: 26 Apr 2020 08:19
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8371

Actions (login required)

View Item View Item