Tingkat Perkembangan Nagari di Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman

Rika, Ramadani (2019) Tingkat Perkembangan Nagari di Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
RIKA RAMADANI 15030036 SKRIPSI.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (146kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V.pdf

Download (83kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (210kB)

Abstract

Potensi dapat mempengaruhi tingkat perkembangan wilayah, hal ini dilihat berdasarkan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan dapat juga dipengaruhi oleh prasarana yang ada. Tingkat pendidikan yang masih rendah sangat besar pengaruhnya terhadap tingkat perkembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Potensi wilayah Nagari di Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman, 2) Tingkat perkembangan Nagari di Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif evaluatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Cara pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, dokumentasi dan meminta data ke instansi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) potensi wilayah Nagari di Kecamatan Dua Koto yaitu kurang potensial. Hal ini dilihat dari sumber daya alam pertanian yaitu kurang potensial dengan skor 26 pada Nagari Cubadak, dan Nagari Simpang Tonang memiliki skor 22. Sumber daya perkebunan di Nagari Cubadak memiliki skor 34 dan Nagari Simpang Tonang dengan skor 32 yaitu dikategorikan kurang potensial. Jenis perkebunan meliputi karet, kelapa, kopi dan salak. Sumber daya peternakan pada Nagari Cubadak memiliki skor 19 dan Simpang Tonang dengan skor 12 yaitu kurang potensial. 2) Tingkat perkembangan Nagari di Kecamatan Dua Koto yaitu Nagari Cubadak tergolong Swakarya dan Nagari Simpang Tonang tergolong swadaya. Hal ini dilihat dari perekonomian bahwa pendapatan nagari masih rendah yaitu ≤ Rp 50.000.000/tahun. Mata pencaharian penduduknya bertani dengan tingkat produksi yang masih rendah. Dilihat dari keadaan sosialnya sudah baik yaitu masih banyak melaksanakan upacara-upacara adat dan lembaga-lembaga yang ada sudah lengkap. Dari segi prasarana sudah menggunakan akses jalan raya, sarana produksi setengah teknis dan sarana pemasaran terdiri dari pasar umum, warung atau rumah makan, dan prasarana sosialnya terdiri dari gedung pemerintah, gedung sekolah, kesehatan dan masjid.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Novi Novi Fitri Ani
Date Deposited: 26 Apr 2020 07:33
Last Modified: 26 Apr 2020 07:33
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8362

Actions (login required)

View Item View Item