Persepsi Masyarakat Mengenai Pelaku Judi Togel Di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang

Ella, Gusrival (2015) Persepsi Masyarakat Mengenai Pelaku Judi Togel Di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11070119 ELLA GUSRIVAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (180kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (184kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (296kB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan Persepsi Masyarakat Mengenai Pelaku Judi Togel di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, judi togel yang merupakan kelanjutan dari judi togel yang sudah pernah diselenggarakan pada tahun 1954 sampai sekarang masih ada namun belakangan ini judi togel tersebut sudah semakin menjadi dan sulit untuk di hilangkan dari masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Persepsi Masyarakat Mengenai Judi Togel di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Teori yang digunakan adalah Teori Fenomenologi menurut Alfred Schutz. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif untuk menggambarkan masalah yang diteliti. Pengambilan informan digunakan dengan cara purposive sampling yang berjumlah 20 orang. Jenis data yang ditemukan berupa data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dengan menggunakan alat berupa pedoman wawancara, buku, pena, handphone. Setelah data diperoleh di analisis dengan cara reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggungkapkan persepsi masyarakat mengenai pelaku judi togel di Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang: 1) Masyarakat memandang pelaku Judi togel memiliki harapan ingin cepat kaya, 2). Percekcokan dalam rumah tangga, uang yang bisa digunakan untuk tambahan membeli keperluan rumah tangga digunakan untuk bermain judi oleh suami, istripun menjadi sakit hati dan marah-marah akhirnya timbulah percecokkan dan pertengkaran di dalam rumah tangga, 3). Masyarakat memandang pelaku judi togel memiliki rasa ketagihan, karena pernah memenangkan permainan ini ada rasa untuk mengulangi kembali pemainan Judi Togel, 4). Masyarakat memandang pelaku judi togel sulit diproses (Terselubung), karena permainan ini menggunakan alat teknologi yaitu Handphone yang bisa dimiliki oleh semua kalangan dan bersifat pribadi, polisi kesulitan untuk memproses kasus ini, sehingga para pemain judi togel tidak takut atau ragu bermain togel, 5). Pelaku judi togel membuat resah masyarakat karena bisa ditiru remaja, lingkungan yang kurang baik sangat mempengaruhi perkembangan generasi selanjutnya. Masyarakat sangat khawatir remaja terpengaruh karena melihat-lihat orang main judi togel di lingkungan tempat tinggalnya, karena melihat dan mendengar orang melakukan judi togel tersebut ada rasa ingin coba-coba. 6). Masyarakat memandang pelaku judi togel memiliki sanksi yang ringan dan kurang ketegasan, karena sanksi yang telah disepakati dianggap ringan oleh masyarakat maka permainan judi togel tersebut tetap berlangsung dan kurangnya ketegasan untuk memberantas para pelaku judi togel tersebut.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 14 Jan 2020 09:13
Last Modified: 14 Jan 2020 09:13
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8076

Actions (login required)

View Item View Item