Sanksi Adat Terhadap Remaja Melakukan Hubungan Seks Di luar Nikah Di Nagari Sibakur Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung

Yella, Jusni Darti (2015) Sanksi Adat Terhadap Remaja Melakukan Hubungan Seks Di luar Nikah Di Nagari Sibakur Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11070105 YELLA JUSNI DARTI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (283kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (289kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (8kB)

Abstract

Masa remaja merupakan satu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, berlangsung antara usia 12-21 tahun. Masa remaja terdiri antara masa remaja awal usia 12-15 tahun, masa remaja pertengahan usia 15-18 tahun, dan masa remaja akhir usia 18-21 tahun. Masa remaja merupakan masa transisi dimana sangat rentan terjadinya perilaku menyimpang, khususnya perilaku seks di luar nikah, perilaku seks di luar nikah meningkat beberapa tahun belakang ini dari tahun 2011-2014 dan itu menjadi problematika sosial dikalangan masyarakat, perilaku seks diluar nikah sangat bertentangan dengan hukum Islam, yang mana dijelaskan didalam Al-qur’an. Selain hukum Islam hukum adat juga sangat melarang perilaku seks di luar nikah, terutama adat Minangkabau. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembuatan sanksi adat terhadap remaja melakukan hubungan seks di luar nikah dan mendeskripsikan bentuk sanksi adat terhadap remaja melakukan hubungan seks di luar nikah di Nagari Sibakur Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertukaran perilaku yang dikemukakan oleh George C. Coleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan tipe penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pemilihan infoman dalam penelitian ini secara purposive sampling dengan 13 orang. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, selain itu dilakukan juga studi dokumen yang merupakan data pendukung serta bukti yang digunakan penulis untuk menunjang pengumpulan data. Analisis data yang digunakan adalah model Milles Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian adalah di Nagari Sibakur Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, a). proses penerapan sanksi adat terhadap remaja melakukan hubungan seks di luar nikah adalah dimualai dari: 1). Dasar pemberian sanksi adat tersebut. 2). Orang yang teribat dalam pembuatan sanksi. 3). Tempat dan waktu pembuatan sanksi. b). Bentuk sanksi adat terhadap remaja melakukan hubungan seks diluar nikah adalah: 1). Penyembelian seekor sapi. 2). Menjamu semua Ninik Mamak. 3) Membayar denda kain putih. 4). Diusir dari kampung.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 14 Jan 2020 08:52
Last Modified: 14 Jan 2020 08:52
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8074

Actions (login required)

View Item View Item