Perubahan Pelaksanaan Tradisi Malacuik Marapulai Dalam Upacara Perkawinan Di Jorong Pakotan Nagari Sunur Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman

Megawati, Megawati (2015) Perubahan Pelaksanaan Tradisi Malacuik Marapulai Dalam Upacara Perkawinan Di Jorong Pakotan Nagari Sunur Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11070165 MEGAWATI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (179kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (186kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (189kB)

Abstract

Tradisi malacuik marapulai ini merupakan upacara yang diselenggarakan pada saat perkawinan dan hanya dilakukan terhadap anak laki-laki yang melakukan pernikahan. Tradisi ini tetap dilaksanakan oleh masyarakat Jorong Pakotan. Namun, tradisi ini sudah mengalami perubahan dalam pelaksanaannya, sehingga yang menjadi rumusan dalam penelitian ini adalah apa faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tradisi malacuik marapulai dan bagaimana dampak perubahan tradisi malacuik marapulai pada masyarakat Jorong Pakotan. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah mendesripsikan faktor penyebab terjadinya perubahan pelaksanaan tradisi malacuik marapulai pada masyarakat Jorong Pakotan dan mendeskripsikan dampak perubahan tradisi malacuik marapulai pada masyarakat Jorong Pakotan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perubahan sosial yang dikemukan oleh Selo Soemardjan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif tipe deskriptif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling (informan bertujuan) dimana informan ditetapkan secara sengaja oleh peneliti, jumlah informan berdasarkan kebutuhan dan kecukupan data penelitian, keakuratan data dengan analisis menggunakan teknik Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan pelaksanaan tradisi malacuik marapulai yang terjadi di Jorong Pakotan disebabkan oleh: 1) Semakin tingginya pendidikan masyarakat di Jorong Pakotan, 2) Semakin besarnya pembiayaan dalam pesta perkawinan, 3) Pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Dampak dari perubahan pelaksanaan tradisi malacuik marapulai tersebut yaitu: 1) Meningkatkan solidaritas antar masyarakat, 2) Kurang sakralnya pelaksanaan tradisi malacuik marapulai.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 09 Jan 2020 10:14
Last Modified: 09 Jan 2020 10:14
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/8029

Actions (login required)

View Item View Item