Hukum Cambuk (Dera) Sebagai Kontrol Sosial Masyarakat Dusun Lubuk Tenam, Kecamatan jujuhan Ilir, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi

Nur, Fitriani (2018) Hukum Cambuk (Dera) Sebagai Kontrol Sosial Masyarakat Dusun Lubuk Tenam, Kecamatan jujuhan Ilir, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (207kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Lengkap)
13070143 NURFITRIANI ok FLip.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya masyarakat atau remaja yang melakukan pergaulan bebas hal tersebut merupakan prilaku penyimpang yang akan menimbulkan perbuatan zina di Dusun Lubuk Tenam. Zina yang dimaksudkan adalah hubungan badan yang dilakukan oleh laki-laki dan prempuan tanpa adanya ikatan pernikahan. Karena masih terdapat remaja yang berbuat zina maka hukum cambuk di berlakukan di Dusun Lubuk Tenam, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan proses hukum cambuk (dera) di Dusun Lubuk Tenam, Kecamatan Jujuhan, Kebupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. 2) Mendeskripsikan fungsi hukum cambuk (dera) sebagai kontrol sosial di Dusun Lubuk Tenam, Kecamatan Jujuhan, Kebupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Teori yang digunakan adalah teori Struktural Fungsionalisme yang dipelopori oleh Robert K. Merton. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Adapun jumlah informan dalam penelitian ini adalah duabelas orang yang terdiri dari pelaku zina, penghulu, pemangku adat pegawai sarak (iman Masjid), remaja, masyarakat/saksi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purpose sampling. Jenis data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data wawancara. Unit analisis dalam penelitian ini adalah individu. Analisis data dengan menggunakan model analisis data interaktif Milles dan Huberman. Pelaksanaan proses hukum cambuk ini akan berlangsung di rumah pelaku zina perempuan, yang mana nantinya nenek mamak akan diundang ke rumah pelaku zina tersebut. Sebelum pelaku ini di cambuk maka nenek mamak akan menentukan sanksi ataupun denda adat untuk pelaku zini ini, adapun sanksinya yaitu: membayarkan satu ekor kambing, dua meter kain kapan, 25 liter beras dan emas 2 mayam yang nantinya akan di bagi tiga pertama pemuda gunanya untuk memenuhi kebutuhan pemuda ataupun untuk kasnya, kedua kembali ke Dusun nantinya akan menjadi uang kas Dusun, ketiga pengurus adat nantinya juga kembali ke uang kas adat Dusun Lubuk Tenam. Setelah ditentukan sanksinya maka baru lah kedua pelaku zina ini di cambuk, yang nantinya akan dicambuk oleh Imam Masjid dengan lidi sebanyak sepuluh kali yang dipukulkan kepada pasangan yang melakukan zina dengan cara bergantian. Fungsi hukum cambuk didusun Lubuk Tenam sebagai kontrol sosial dalam masyarakat agar dapat mengurangai perilaku menyimpang yang mengarah ke perbuatan zina. Sehingga setelah adanya hukuman camabuk menjadikan pengurangan pasangan yang melakukan zina.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
K Law > K Law (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 26 Jul 2018 02:13
Last Modified: 26 Jul 2018 02:13
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/799

Actions (login required)

View Item View Item