Perkembangan Pencak Silat Sanggar Bukik Nan Tongga Di Kenagarian Lakitan Selatan Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan (1989-2013)

Rida, Apriani (2015) Perkembangan Pencak Silat Sanggar Bukik Nan Tongga Di Kenagarian Lakitan Selatan Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan (1989-2013). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11020001 RIDA APRIANI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (179kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (113kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (388kB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang perkembangan pencak silat Sanggar Bukik Nan Tongga Di Kenagarian Lakitan Selatan Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan tahun 1989-2013. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: (1) Apa yang melatar belakangi pendirian Sanggar Bukik Nan Tongga. (2) Bagaimana perkembangan pencak silat di Sanggar Bukik Nan Tongga. (3) Kendala-kendala yang dihadapi pengelola dalam melesterikan dan mengembangkan pencak silat. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan latar belakang pendirian Sanggar Bukik Nan Tongga. (2) Mendeskripsikan sejarah perkembangan pencak silat di Sanggar Bukik Nan Tongga. (3) Mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi pengelola dalam melestarikan dan mengembangkan pencak silat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode tersebut terdiri dari empat tahap yaitu: tahap (1) Heuristik adalah pengumpulan data, mencari dan menyimpulkan sumber yaitu sumber tulisan dan sumber lisan. Sumber tulisan berupa dokumen, buku-buku, dan karya ilmiah. sumber lisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara. Tahap (2) Melakukan kritik sumber, terhadap sumber yang telah didapatkan dan kemudian diberi pemahaman terhadap sumber tersebut sehingga diperoleh fakta sejarah. Tahap (3) Interpretasi data yaitu data yang diperoleh kemudian dianalisa dan diinterpretasikan dengan cara menghubungakan data dan membandingkan fakta-fakta yang diteliti sehingga terdapat fakta yang siap disajikan. Tahap (4) Historiografi yaitu penulisan dalam bentuk karya ilmiah setelah didapati data dan fakta yang betul-betul akurat dan valid barulah ditulis dalam bentuk skripsi. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan menerangkan bahwa (1) Berdirinya Sanggar Bukik Nan Tongga di kenagarian Lakitan Selatan adalah karena adanya keinginan dari anak nagari untuk mempertahankan seni tradisi nagari. (2) Perkembangan pencak silat Sanggar Bukik Nan Tongga dari perkembangan kepengurusan sanggar yang selalu berganti dan programprogramnya telah terstruktur baik, dan perkembangan peningkatan anak silat yang selalu mengalami pasang surut dari tahun ketahun namun tetap membuat pencak silat di Sanggar Bukik Nan Tongga selalu berkembang dan berprestasi. (3) Kendala-kendala yang ditemui Abunawas selaku guru dalam melestarikan dan mengembangkan pencak silat adalah kendala pembiayaan, kendala dalam kedisiplinan murid silat, masalah murid yang melanjutkan sekolah ke kota, kendala sarana dan prasarana. Kesimpulannya bahwa perkembangan pencak silat Sanggar Bukik Nan Tongga mengalami peningkatan dibidang prestasi dari tahun ke tahun.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 19 Dec 2019 08:50
Last Modified: 19 Dec 2019 08:50
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7923

Actions (login required)

View Item View Item