Pejuang Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan RI dari Kesatuan Batalyon 141 Dewan Banteng Padang sampai Kodam VI Siliwangi Bandung tahun (1942-1974)

Ana, Meria (2015) Pejuang Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan RI dari Kesatuan Batalyon 141 Dewan Banteng Padang sampai Kodam VI Siliwangi Bandung tahun (1942-1974). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10020123 ANA MERIA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (283kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (9kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (288kB)

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian biografi yang menggambarkan latarbelakang kehidupan Mansyur dalam kurun waktu tertentu. Perjuangan Mansyur (1942-1974) layak untuk ditelusuri, karena berhubungan dengan sejarah yang telah memainkan perannya sebagai pejuang, terlepas bersar atau kecil peran yang dimainkan tersebut. Selama ini penulisan biografi cenderung tentang tokoh nasional, sedangkan tokoh lokal kurang mendapat perhatian, untuk itu yang menjadi rumusan masalah penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana latarbelakang kehidupan Mansyur sebelum bergabung menjadi menjadi anggota kesatuan Batalyon 141 Dewan Banteng Padang dan awal keterlibatannya dalam perjuangan?. (2) Bagaimana Peranan Mansyur selama menjadi anggota kesatuan Batalyon 141 Dewan Banteng Padang sampai Kodam VI Siliwangi Bandung tahun 1942-1974? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah riwayat hidup Mansyur dan mendeskripsikan peranan Mansyur dalam Kesatuan Batalyon 141 Dewan Banteng Padang sampai Kodan VI Siliwangi Bandung tahun 1942-1974. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode sejarah yang dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap pertama Heuristik yaitu mengumpulkan data yang relevan baik melalui studi wawancara, dokumen, maupun studi pustaka. Dari studi wawancara dilakukan dengan ahli waris Mansyur, kerabat dekat, serta teman seperjuangan. Studi pustaka penulis memperoleh buku-buku ataupun skripsi yang relevan yang diperoleh melalui perpustakaan STIKIP PGRI Sumatera Barat, Pustaka UNAND (Universitas Andalas, UNP (Universitas Negeri Padang) Perpustakaan Gedung Joang‟45Padang dan Perpustakaan daerah (PUSDA) Sumatera Barat. Tahap kedua yaitu adalah kritik sumber merupakan kritik sumber merupakan tahap pengujian data atau sumber, baik itu sumber primer maupun sumber sekunder. Tahap ketiga yaitu Interpretasi, dimana penulis menggabungkan data dan sumber yang telah diperoleh sesuai dengan fakta dan kenyataan yang ada sebelum dialnjutkan ketahap penulisan, dan yang keempat yaitu historiografi atau mendeskripsikan data dalam bentuk tulisan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa Mansyur adalah tokoh pejuang yang berasal dari keluarga yang sederhana, religius dan memperoleh pendidikan dari sekolah yang didirikan zaman penjajahan, sehingga secara tidak langsung sudah menumbuhkan rasa nasionalisme dalam dirinya. Mulai dari mengikuti sekolah rakyat/SR. Sekolah inilah yang melatarbelakangi beliau ikut serta dalam perang gerilya. Peranan Mansyur sangat terlihat dalam perjuangannya untuk merebut wilayah Irian Barat seperti menyiapkan ala-alat persenjataan dan peledak.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 19 Dec 2019 05:01
Last Modified: 19 Dec 2019 05:01
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7922

Actions (login required)

View Item View Item