Peran Sanggar Palito Nyalo Kampuang Tuo Kelurahan Limau Manih Dalam Melestarikan Budaya Minangkabau (1989-2012)

Novika, Sari (2015) Peran Sanggar Palito Nyalo Kampuang Tuo Kelurahan Limau Manih Dalam Melestarikan Budaya Minangkabau (1989-2012). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10020003 NOVIKA SARI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (269kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (188kB)

Abstract

Skripsi ini merupakan kajian sejarah yang menggambarkan perjalanan Sanggar Palito Nyalo dalam melestarikan kebudayaan Minangkabau. Perjalanan Sanggar ini patut untuk ditelusuri karena berhubungan dengan sejarah lokal, dan telah berperan dalam melestarikan budaya Minangkabau. Permasalahan yang dikaji meliputi : (1) Latar Belakang Berdirinya Sanggar Palito Nyalo 1989; (2) Perkembangan Sanggar Palito Nyalo dari tahun 1989 sampai 2012; (3) Peranan Sanggar Palito Nyalo Dalam Melestarikan Kebudayaan Minangkabau. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian sejarah. Oleh sebab itu sesuai dengan Kaidah penelitian sejarah, maka penelitian ini dilakukan beberapa tahap yakni, (1) HeuristiK; (2) Kritik Sumber melalui Kritik Eksternal dan Kritik internal; (3) Analisis dan Interpretasi data; (4) Historiografi. Berdasarkan dari penelitian dapat disimpulkan bahwa Sanggar Palito Nyalo di dirikan oleh Djamaluddin Umar tepatnya tanggal 4 Agustus 1989. Pada awalnya Sanggar Palito Nyalo hanya beranggotakan keluarga dan beberapa teman sesama sekolah anak Djamaluddin Umar. Awal berdiri Sanggar Palito Nyalo ini hanya tampil untuk mengisi acara pernikahan saja di Kota Padang. Namun seiring dengan perkembangan zaman Sanggar Palito Nyalo mulai mengalami perkembangan dan mulai menampilkan kemampuan yang dimiliki di arena yang lebih terbuka seperti mengikuti acara festival yang dilakukan di Kota Padang. Peran Sanggar Palito Nyalo menggunakan istilah 4M yaitu : Menggali, Menumbuhkan, Mengembangkan dan Melestarikan kebudayaan Minangkabau. Adanya perkembangan yang pesat membuat Sanggar Palito Nyalo memiliki peran penting dalam melestarikan kebudayaan Minangkabau. Selain itu Sanggar Palito Nyalo telah mampu untuk melestarikan kebudayaan Minangkabau hingga ke Mancannegara bahkan mencapai Internasional. Upaya lain yang dilakukan Sanggar Palito Nyalo agar tetap bertahan adalah dengan menjalin komunikasi yang baik antara pengurus Sanggar Palito Nyalo dengan anggota Sanggar Palito Nyalo, serta adanya disiplin dan kepercayaan antara pengurus yang anggotanya, jujur, saling menghargai, semangat dalam latihan serta adanya pengorbanan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 18 Dec 2019 03:56
Last Modified: 18 Dec 2019 03:56
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7907

Actions (login required)

View Item View Item