Jenis - Jenis Jamur Makro Di Perkebunan Kelapa Sawit Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko

Lovia, Lovia (2019) Jenis - Jenis Jamur Makro Di Perkebunan Kelapa Sawit Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (89kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V.pdf

Download (9kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (125kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
14010222 - LOVIA (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Pada umumnya masyarakat di Indonesia masih sangat terbatas dalam mengetahui jenis-jenis jamur makro, sementara itu kita dihadapkan dengan cepatnya laju penurunan keanekaragaman hayati, baik melalui proses alamiah maupun aktivitas manusia. Jamur makro memiliki fungsi dari segi ekonomi jamur dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat, dan lain-lain. sedangkan dari segi ekologi jamur berperan aktif dalam proses pembentukan dan kesuburan tanah dengan cara mendekomposisi tumbuhan dan hewan yang mati dan juga berperan dalam siklus nutrisi. Jamur makro banyak ditemukan pada tempat-tempat yang lembab, salah satunya perkebunan kelapa sawit. Sejauh ini belum ada laporan mengenai jenis-jenis jamur makro yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur makro dan faktor lingkungan diperkebunan kelapa sawit Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli tahun 2018 yang dilakukan dengan metode Survey Deskriptif. Lokasi pengambilan sampel sampel jamur makro ditentukan secara Purposive Sampling. Identifikasi sampel dilakukan di laboratorium Botani Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat. Hasil penelitian didapatkan 12 species jamur makro yang tergolong kedalam 1 divisio, 1 classis, 3 ordo, 8 familia, 12 genus. Adapun 12 Species jamur makro tersebut yaitu Trametes vescicolor (L) Lloyd, Pynocoporus sanguineus (L) Murill, Rigidoporus microporus (Sw) Overeem, Schizopyllum commune Fries, Auricularia auricula -Judae, Pleurotus ostreatus (Jacq) P.Kumm, Volvariella volvacea (Bul) Singer, Coprinus atramentarius (Bul) Fries, Marasmius cohaerens (Pers) Cooke & Quel, Marasmius haedinus. Berk, Oudemansiella mucida, Clytocibe.sp. Faktor lingkungan abiotik seperti Suhu udara 24-28oC, kelembaban udara 70-83% dan pH 4,3-6,2 masih mendukung pertumbuhan jamur makro di perkebunan kelapa sawit Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QK Botany
Q Science > QR Microbiology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Biologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 17 Dec 2019 07:32
Last Modified: 17 Dec 2019 07:32
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7898

Actions (login required)

View Item View Item