Produksi Tanam Mentimun (Cucumis sativus L.) Pada Media Tanaman Organik di Jorong Aurgading Nagari V Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung

Sri, Yola Monica Putri (2019) Produksi Tanam Mentimun (Cucumis sativus L.) Pada Media Tanaman Organik di Jorong Aurgading Nagari V Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (9kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V.pdf

Download (14kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
darftar pustaka.pdf

Download (20kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
14010176 - SRI YOLA MONICA PUTRI (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) selama lima tahun terakhir di Kabupaten Sijunjung masih tergolong rendah. Penyabnya rendahnya produksi mentimun adalah karena penurunan tingkat kesuburan tanah yang digunakan petani. Hal ini karena pada umumnya petani menggunakan pupuk dan pestisida sintetik dalam pertanian. Kesuburan tanah yang telah berkurang dapat diperbaiki dengan mengkombinasikan tanah dan media tanam organik sebagai media tanam karena media tanam organik mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Penggunaan media tanam organik termasuk salah satu tindakan yang dapat mewujudkan program pemerintah dengan bertani secara organik dan meyediakan kebutuhan pangan dalam jangka panjang yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumen serta tidak merusak lingkungan. Media tanam organik yang digunakan adalah arang sekam, abu sekam dan limbah teh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media tanam organik yang lebih cocok terhadap budidaya tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Oktober – November 2018 di di Jorong Aurgading Nagari V Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari 7 perlakuan 4 ulangan yaitu perlakuan A : tanah ultisol, perlakuan B : tanah ultisol + arang sekam (3:1), perlakuan C : tanah ultisol + arang sekam (1:1), perlakuan D : tanah ultisol + abu sekam ( 3:1), perlakuan E :tanah ultisol + abu sekam (1:1), perlakuan F : tanah ultisol + limbah teh (3:1) dan G : tanah ultisol + limbah teh (1:1). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam kemudia dilakukan dengan uji DNMRT pada taraf 5%. Produksi tanaman mentimun yang diamati adalah jumlah buah, berat buah, diamter buah dan panjang buah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media tanam organik memperlihatkan adanya pengaruh nyata pada taraf 5% terhadap parameter berat buah. Sedangkan pada parameter jumlah buah, dimeter buah dan panjang buah menunjukkan hasil berpengaruh tidak nyata pada taraf 5%. Media tanam organik terbaik untuk produksi tanaman mentimun adalah perlakuan F dengan perbandingan tanah ultisol dan limbah teh (3:1).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QK Botany
Divisions: Program Studi > Pendidikan Biologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 17 Dec 2019 02:31
Last Modified: 17 Dec 2019 02:31
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7872

Actions (login required)

View Item View Item