Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Tertinggal di Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman.

Gustin, Chaniago (2015) Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Tertinggal di Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030226 GUSTIN CHANIAGO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (169kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah dan menganalisis secara mendalam tentang Studi Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Tertinggal di Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman yang dilihat dari: 1) Pendidikan, 2) Mata pencaharian, 3) pendapatan, 4) aksesibilitas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yang menjadi respondennya yaitu masyarakat Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman yang terdiri atas 5 Jorong, yaitu Jorong Hulu Pasaman, Jorong Sinuangon, Jorong Sentosa, Jorong Batang Tuhur, Jorong Pembangunan, yang diambil secara Proporsional Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Tingkat pendidikan masyarakat tertinggal di Kenagarian Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman. Pendidikan terakhir masyarakat adalah tergolong rendah. Dimana pada umumnya pendidikan terakhir masyarakat adalah putus sekolah. 2) Mata pencaharian masyarakat tertinggal di Kenagarian Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman adalah petani, selain bertani mata pencaharian alternatif adalah menjahit. Tanaman yang ditanam di lahan pertanian adalah padi. Anggota yang ikut mencari uang dalam keluarga adalah istri. Masyarakat pada umumnya bekerja sebagai buruh sawah. 3) Pendapatan masyarakat tertinggal di Kenagarian Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman rata-rata di bawah UMR. Jumlah pendapatan masyarakat sebulan adalah Rp.7.00.000,- - Rp.1.000.000,- , dengan pengeluaran perbulan < Rp.1.500.000,-, sedangkan UMR Kabupaten Pasaman Sebesar Rp.1.200.000,-. 4) Keadaan aksesbilitas masyarakat tertinggal di Kenagarian Cubadak Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman dengan bersepeda masyarakat menuju lokasi tempat kerja/pusat kegiatan. Jalan menuju tempat kerja/pusat kegiatan aman, dengan akses jalan yang cukup lebar. jarak tempuh dari rumah ke pusat kota (Kecamatan) 3 Km, dengan waktu tempuh 30-50 menit. Kendala yang dihadapi menuju lokasi tempat kerja adalah transportasi umum yang sedikit.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 10 Dec 2019 03:24
Last Modified: 10 Dec 2019 03:24
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7769

Actions (login required)

View Item View Item