Faktor Penyebab Konversi Lahan Tanaman Padi ke Tanaman Karet di Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo.

Muhammad, Ridwan (2015) Faktor Penyebab Konversi Lahan Tanaman Padi ke Tanaman Karet di Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030091 MUHAMMAD RIDWAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (187kB)

Abstract

Penelian ini di latar belakangi oleh banyaknya masyarakat di kelurahan Pulau Temiang kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo yang melakukan konversi lahan tanaman padi ke tanaman karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data atau informasi dan menganalisis data secara mendalam tentang tingkat produksi, harga jual dan biaya pengelolaan tanaman padi dan tanaman karet di kelurahan Pulau Temiang kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan prilaku orang-orang yang diamati. Melalui penelitian kualitatif peneliti dapat mengenali subjek, merasakan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memperoleh jawaban terhadap objek yang di teliti maka diperlukan informan penelitian melalui masyarakat dan instansi tertentu terhadap tujuan penelitian. Informan penelitian diambil dengan cara teknik snow ball sampling (bola salju) dan selanjutnya proses bola salju ini berlangsung terus sampai peneliti memperoleh data yang di butuhkan. Informan dalam penelitian ini adalah petani konversi lahan dari tanaman padi ke tanaman karet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tingkat produksi tanaman padi 7-10 karung pada lahan 0,5 Ha dan uang yang diperoleh Rp1.500.000-Rp2.600.000 selama 3 bulan. sedangkan tanaman karet 50-60 Kg pada lahan 0,5 Ha diperoleh uang Rp350.000-450.000 perminggu, dalam waktu 3 bulan penghasilan tanaman karet adalah Rp4.000.000-5.400.000. Tingkat produksi tanaman padi dan karet dapat dibandingkan produksi karet lebih besar dibandingkan padi. 2) Harga jual tanaman padi Rp250.000-Rp270.000 perkarung, dengan penghasilan 7-10 karung pada lahan 0,5 Ha, diperoleh uang Rp1.500.000-Rp2.700.000 dalam sekali panen. Harga jual karet Rp7000-Rp8000 per (Kg), dengan penghasilan 50-60 Kg pada lahan 0,5 Ha dan diperoleh uang Rp350.000-450.000 perminggu, selama 3 bulan penghasilan karet adalah Rp4.000.000-5.400.000. harga jual tanaman padi dan tanaman karet dapat dibandingkan harga jual tanaman karet lebih besar dari pada tanaman padi. 3) Biaya pengelolaan tanaman padi dari pembibitan sampai panen adalah Rp2.000.000-Rp2.500.000 dengan hasil Rp1.500.000-Rp3.000.000, dan biaya pengelolaan tanaman karet petani mengeluarkan biaya Rp1.500.000-Rp2.500.000 untuk membeli bibit dan kawat pagar kebun dan penghasilan selama 3 bulan Rp4.000.000-5.400.000. Dari biaya pengelolaan tanaman padi dan tanaman karet dapat dibandingkan biaya pengelolaan tanaman padi lebih besar dibandingkan biaya pengelolaan tanaman karet.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 04 Dec 2019 09:09
Last Modified: 04 Dec 2019 09:09
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7683

Actions (login required)

View Item View Item