Kearifan Lokal ( Local Wisdom ) Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang.

Guni, Refinda (2015) Kearifan Lokal ( Local Wisdom ) Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030085 GUNI REFINDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (193kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (275kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi, menganalisa dan mendeskripsikan data tentang: (1) Bentuk Kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung, (2) Sanksi Kearifan lokal masyarakat terhadap Pelanggaran dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung, (3) Implementasi Kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik wawancara. Untuk menjawab masalah ini digunakan data Primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi dengan masyarakat setempat dan foto-foto yang diambil dilapangan, sedangkan data sekunder didapatkan dari pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk Kearifan Lokal masyarakat berupa : a) Temu ramah yang diadakan satu kali dalam satu bulan. b) Masyarakat hanya diizinkan mengambil 10 - 20 batang mangrove dengan waktu yang sudah ditetapkan. c) Masyarakat hanya diperbolehkan mengambil batang beserta ranting-ranting mangrove yang sudah mati. d) Adanya Petuah yang disampaikan Niniak Mamak dan kepercayaan serta nilai religius di masyarakat. (e) Gotong royong dalam Penanaman bibit mangrove pada lahan kosong. (2) Sanksi Kearifan Lokal masyarakat dalam hal Pengelolaan ekosistem mangrove melalui tahapan sebagai berikut; a). Jika kedapatan masyarakat merusak mangrove dengan alasan yang tidak dibenarkan maka, akan dicegat, difoto/didokumentasikan si pelanggar dengan barang bukti, b). dibawa ke forum musyawarah yang dihadiri oleh Niniak Mamak. (3) Implementasi kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Sungai Pisang diantaranya; a). Dalam Temu ramah, hanya sebagian kecil masyarakat yang hadir. b) Kenyataan dilapangan masih ada masyarakat yang mengambil mangrove lebih dari ketentuan c) Masyarakat tidak hanya mengambil batang mangrove yang sudah mati, batang yang masih kokoh menahan ombak pun dijadikan masyarakat sebagai sandaran kapal, pagar rumah, dan lain-lain. d) Saat ini petuah dan nilai religius sudah diabaikan sebagian masyarakat. (e) Dalam gotong royong antusiasme anak-anak cukup tinggi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 04 Dec 2019 07:03
Last Modified: 04 Dec 2019 07:03
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7679

Actions (login required)

View Item View Item