Kondisi Kesejahteraan Pengrajin Anyaman Nyiru di Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto.

Zulkhairi, Anto (2015) Kondisi Kesejahteraan Pengrajin Anyaman Nyiru di Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10030198 ZULKHAIRI ANTO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (186kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (84kB)

Abstract

Kota Sawahlunto terkenal sebagai kota tambang yang sebagian besar masyarakatnya dulu bermata pencaharian sebagai penambang dan sekarang mulai bergerak di bidang pariwisata dan industri seperti khususnya industri kerajinan tenun yang terdapat di kecamatan Silungkang yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi tentang Kondisi Kesejahteraan Pengrajin Anyaman Nyiru di Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Jenis Penelitian adalah Kualitatif, informan penelitian diambil dengan teknik snowball sampling, dengan informan kunci masyarakat pengrajin anyaman nyiru Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Data dikumpulkan melalui data primer dan sekunder yang melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : (1)pendapatan pengrajin anyaman nyiru Di Desa tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, bahwa pendapatan dari hasil kerajinan nyiru ini bisa dikatakan tidak mencukupi untuk kebutuhan karena para pengrajin hanya berpendapatan rata-rata Rp. 750.000, dengan jumlah tersebut dapat dikatakan bahwa kehidupan pengrajin belum sejahtera.(2)kondisi kesehatan pengrajin anyaman nyiru di Desa tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, bahwa kondisi kesehatan pengrajin anyaman nyirudapat dikatakan kurang sehat, walaupun para pengrajin sakit mereka kurang mempedulikankesehatan mereka, maka mereka akan tetap mengerjakan pekerjaan sebagai penganyam nyiru, dalam hal ini berarti dilihat dari segi kesehatan pengrajin anyaman nyiru belum dapat dikatakan hidup sejahtera.(3) pendidikan anak pengrajin anyaman nyiru di Desa tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, bahwa pendidikan anak para pengrajin masih dalam proses menjalani tahap pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah, dan hal ini dikarenakan biaya pendidikan tersebut masih tergolong murah dan adanya bantuan dana dari pemerintah dalam hal ini pendidikan anak pengrajin anyaman nyiru dapat dikatakan kurang sejahtera

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 23 Nov 2019 01:49
Last Modified: 23 Nov 2019 01:49
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/7583

Actions (login required)

View Item View Item