Eksistensi Pemakaian Baju Kurung dan Kain Sarung Di Kalangan Remaja Putri (Studi Kasus: Remaja Putri Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi)

Septia, Nerida (2018) Eksistensi Pemakaian Baju Kurung dan Kain Sarung Di Kalangan Remaja Putri (Studi Kasus: Remaja Putri Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumbar.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
14070150 SEPTIA NERIDA (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (185kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB VI.pdf

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (287kB)

Abstract

Keberadaan Pakaian Adat di Indonesia sudah mulai tergeser dan digantikan oleh kebudayaan asing, karena pengaruh globalisasi dan modernisasi yang sudah menjalar sampai ke pelosok negeri, sehingga banyak pakaian adat yang sudah tidak dipakai lagi. Perubahan zaman yang semakin modern membuat sebagian masyarakat melupakan kebudayaan tradisionalnya, salah satunya yaitu pakaian adat. Namun, tidak dengan masyarakat Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mereka masih tetap memakai dan menggunakan pakaian adatnya terutama para remaja putrinya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskrifsikan makna dari pakaian adat Rantau Panjang dan mendeskripsikan alasan mengapa remaja putri Desa Rantau Panjang masih memakai Baju Kurung dan Kain Sarung di kehidupan Sehari-hari. Teori yang di gunakan yaitu teori fenomenologi dari Alfred Schutz. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan tipe deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi nonpartisipan, wawancara terbuka dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang. Analisis data yang dilakukan yaitu menggunakan analisis data menurut Miles dan Huberman dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa makna pemakaian baju kurung dan kain sarung bermakna sebagai identitas dan menunjukkan strata, dan makna dari warna nya yaitu berani mati demi menjaga kesucian, serta alasan remaja putri Desa Rantau Panjang masih memakai Baju Kurung dan Kain Sarung di Kehidupan Sehari-hari adalah: 1) ingin mempertahankan adat istiadatnya, 2) karena ingin melestarikan adat istiadatnya, 3) adanya panutan, 4) kebiasaan, 5) perasaan suka dan 6) kenyamanan. Kata Kunci: Eksistensi, Pakaian Tradisional, Baju Kurung dan Kain Sarung

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 02 May 2019 09:16
Last Modified: 02 May 2019 09:16
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5616

Actions (login required)

View Item View Item