Dampak Keberadaan Tanaman Pinus (Merkusii Jungh Et Devriese) Di Kenagarian Padang Mantinggi Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.

Gusnaini, Gusnaini (2018) Dampak Keberadaan Tanaman Pinus (Merkusii Jungh Et Devriese) Di Kenagarian Padang Mantinggi Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
14030103-GUSNAINI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (183kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN.pdf

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (445kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang dampak keberadaan tanaman pinus (Merkusii Jungh. Et Devriese) di Kenagarian Padang Mantinggi Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah masyarakat yang memanfaatkan tanaman pinus yang ada di Kenagarian Padang Mantinggi. Teknik pengambilan sampel penelitian ini di lakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini terdiri dari dua variabel penelitian, 1) pola persebaran dan tempat tumbuh tanaman pinus, 2) dampak keberadaan tanaman pinus terhadap lingkungan sosial ekonomi masyarakat. Teknik analisis data yang di gunakan untuk variabel satu adalah Pola Persebaran tanaman pinus dan pemetaan dengan menggunakan program Arc Gis dengan 5 lokasi persebaran. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa : 1). Pola persebaran dan tempat tumbuh tanaman pinus di Kenagarian Padang Mantinggi Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman berbentuk pola mengelompok. Tanaman pinus ini tersebar di 5 lokasi persebaran, yaitu Jorong Sumpadang Baru, Lubuk Aro, Kampung Pandan, Polongan Dua, dan Muara Cubadak. Sedangkan tempat tumbuh tanaman pinus banyak tumbuh di daerah pegunungan atau dataran tinggi. 2). Dampak keberadaan tanaman pinus di Kenagarian Padang Mantinggi terhadap lingkungan sosial ekonomi masyarakat. Dimana dampaknya terhadap lingkungan sosial adalah adanya organisasi pengelolaan tanaman pinus yang anggotanya adalah petani pinus. Selain itu keberadaan tanaman pinus ini juga memicu timbulnya konflik antar penyadap karena ada masyarakat yang mengambil hasil getah penyadap lain dan mengambil kawasan pinus penyadap lainnya. Sedangkan dampak keberadaan tanaman pinus terhadap ekonomi masyarakat adalah mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, dari hasil produksi dan harga getah pinus yang dijual rata-rata pendapatan masyarakat ± Rp300.000,-/minggu, harga getah pinus yag lebih mahal daripada harga karet membuat masyarakat lebih tertarik untuk memanfaatkan tanaman pinus dan menjadikannya sebagai penghasilan tambahan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 30 Apr 2019 04:10
Last Modified: 30 Apr 2019 04:10
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5575

Actions (login required)

View Item View Item