Analisis Spasial Pemanfaatan Kawasan Budidaya di Kota Padang.

Nurhidayah, Nurhidayah (2018) Analisis Spasial Pemanfaatan Kawasan Budidaya di Kota Padang. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
14030068-NURHIDAYAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (188kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (191kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui tentang Analisis Spasial Pemanfaatan Kawasan Budidaya di Kota Padang berupa: 1)Pemanfaatan Kawasan Budidaya menurut RTRW, 2) Kondisi Exsisting Kawasan Budidaya, 3) Kesesuaian Kawasan Budidaya Exsisting berdasarkan RTRW. Jenis penelitian ini yaitu Deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kawasan budidaya di Kota Padang. Sumber Data yang di ambil yaitu Data Primer yang di peroleh dari hasil Interpretasi Citra satelit Landsat 8 OLI dan pengumpulan data sekunder dari instansi pemerintah Bappeda, PUPR dan BPS Kota Padang. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis deskriptif dan Analisis Spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan kawasan budidaya di Kota Padang berdasarkan RTRW tahun 2010-2030 terdiri dari 12 kawasan budidaya seluas 12.266,1 Ha. Kawasan ini didominasi oleh perumahan 10.848,9 Ha, dan sawah 4.586,8 Ha. 2) Kondisi exsisting pemanfaatan kawasan budidaya di Kota Padang pada Tahun 2018 terdiri dari 12 pemanfaatan kawasan budidaya yang didominasi oleh perumahan 12.353,4 Ha, dan sawah 4.136,8 Ha. 3) kesesuaian kawasan budidaya exsisting berdasarkan RTRW Kota Padang tahun 2010-2030. Kesesuaian yang terdapat di kawasan budidaya Kota Padang seluas 9.827,85 Ha kesesuaian yang terbesar terdapat di Kecamatan Koto Tangah 2.762,5 Ha, sedangkan kesesuaian paling kecil terdapat di Kecamatan Padang Utara 265 Ha. Ketidak sesuaian yang terdapat di kawasan budidaya Kota Padang seluas 11.438,26 Ha, ketidak sesuaian yang besar terdapat di Kecamatan Koto Tangah 2.762,5 Ha, sedangkan ketidak sesuaian paling kecil terdapat di Kecamatan Padang Barat 270,2 Ha.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 29 Apr 2019 04:33
Last Modified: 29 Apr 2019 04:33
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5530

Actions (login required)

View Item View Item