Studi Tentang Masyarakat Ladang Berpindah Di Desa Muntei Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Siti, Komariah (2018) Studi Tentang Masyarakat Ladang Berpindah Di Desa Muntei Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030227-SITI KOMARIAH SALAISEK-SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
KESIMPULAN.pdf

Download (15kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (184kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi, menganalisis dan mendiskripsikan data tentang Studi Tentang Masyarakat Ladang Berpindah Di Desa Muntei Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, dilihat dari penentuan lokasi, pengolahan, pemeliharaan, alasan meninggalkan lahan, dan kepemilikan lahan dan ladang. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif, informan penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan sistem ladang berpindah. Teknik pengambilan informan dilakukan adalah bola salju (snowball sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan selanjutnya dilakukan teknik analisis data yaitu reduksi data, data display, pengambilan kesimpulan dan vertifikasi data. Keabsahan data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, dan diskusi dengan teman sejawat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Penentuan lokasi ladang berpindah adalah masyarakat selalu menentukan lokasi lahan dan mencari tempat yang subur dan tanah yang datar dan luas. 2) Pengolahan ladang, terutama pembukaan lahan dilakukan dengan merambah, menanam, menebang dan penanaman lanjutan. Alat yang digunakan masih tradisional berupa, parang, kapak, cangkul, sasangkut, iiklu. Luas lahan yang diolah tidak ditentukan semampu bisa diolah 1-3 ha dan di olah sekitar 3-5 tahun. 3) Penanaman dan pemeliharaan tanaman dilakukan tanpa pengolahan tanah, bibit yang dipakai dari biji langsung, dari orang lain dan pemeliharaan tanaman dalam penyemprotan dan pupuk tidak perna dilakukan. 4) Alasan utama adalah kesuburan tanah yang berkurang, melihat orang lain buka ladang baru dia ikut juga, hasil yang didapat tidak memuaskan lagi sehingga mempunyai niat buka lahan baru kondisi lahan yang ditinggalkan tidak terawat sebelum meninggalkan lahan biasanya ditanami tanaman tua seperti durian, manau dan buah-buahan lainnya. 5) Kepemilikan lahan dan ladang, yaitu Si Bakkat Laggai dan orang lain bisa membuka ladang hanya mempunyai hak pakai saja bukan hak milik tanah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 18 Apr 2019 01:31
Last Modified: 18 Apr 2019 02:13
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5484

Actions (login required)

View Item View Item