Faktor Penyebab Rumah Tangga Miskin di Nagari Lubuk Betung Inderapura Kecamatan Air Pura Kabupaten Pesisir Selatan.

Aditya, Prasandi (2018) Faktor Penyebab Rumah Tangga Miskin di Nagari Lubuk Betung Inderapura Kecamatan Air Pura Kabupaten Pesisir Selatan. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030078 ADITYA PRASANDI (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (248kB)
[img] Text (Kesimpulan)
BAB V.pdf

Download (250kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (342kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Penyebab Rumah Tangga Miskin di Nagari Lubuk Betung Inderapura Kecamatan Air Pura Kabupaten Pesisir Selatan, dilihat dari faktor penyebab, produktivitas dan strategi bertahan hidup. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian di Nagari Lubuk Betung Inderapura Kecamatan Air Pura Kabupaten Pesisir Selatan. Informan dalam penelitian ini diambil secara snow ballsampling. Informan kunci adalah wali nagari dan Informan penelitian terdiri dari masyarakat Nagari Lubuk Betung Inderapura Kecamatan Air Pura Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis data terdiri dari reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Faktor penyebab rumah tangga miskin di Nagari LubukBetungInderapura, diantaranya pendapatan yang rendah yaituRp 500.000 – Rp 1.100.000 yang termasuk rendah karena dibawah UMR Provinsi Sumatera Barat dan habis untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, adalah pekerjaan, pekerjaan rumah tangga miskinumumnya petani dan tidak memiliki pekerjaan sampingan. Pengeluaran rumah tangga miskin rata-rata Rp 250.000 – 1.000.000/bulan.Pendidikan terakhir rumah tangga miskin, suami rata-rata tamat SD danistri rata-rata tamat SD. Tanggungan termasuk besar yaitu 3-8 orang. Jam kerja rata-rata 8 jam/hari dengan menjalankan usaha tani milik sendiri. Lapangan pekerjaan selain pertain antidakter sedia di nagari Lubuk Betung Inderapura. (2) Produktivitas rumah tangga miskin terlihat dari modal untuk melakukan pekerjaan yaitu peralatan pertanian dengan jumlah cukup memadai dan dapat menunjang kehidupan. Sebagian masyarakat berharap adanya bantuan modal dari pihak lain dalam melakukan pekerjaan. Kepemilikan lahan umumnya milik sendiri dan (3) Strategi bertahan hidup rumah tangga miskin yaitu mencari pekerjaan sampingan dengan menjadi buruh tani, strategi lain yaitu pola nafkah ganda dengan adanya anggota keluarga yang bekerja sehingga menambah pendapatan keluarga.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 18 Apr 2019 01:22
Last Modified: 18 Apr 2019 02:12
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5483

Actions (login required)

View Item View Item