Pengelolaan Hutan Adat Batu Kerbau Di Dusun Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (2001-2008).

Irnawati, Irnawati (2016) Pengelolaan Hutan Adat Batu Kerbau Di Dusun Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (2001-2008). Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11020120 IRAWATI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (180kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (193kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (192kB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang pengelolaan hutan adat di dusun Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo tahun 2001-2008. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena hutan adat merupakan bentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan bagi kehidupan masyarakat. Selain itu pengelolaan hutan adat batu kerbau pengelolaannya berbasis masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan aturan dan norma pengelolaan serta hal-hal yang dilakukan dalam pengelolaan hutan adat Batu Kerbau tahun 2001-2008. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sejarah dengan langkah-langkah sbb: 1) Heuristik, menemukan dan mencari bahan sumber-sumber atau data sejarah melaluli observasi dan wawancara; 2) Kritik sumber, pengujian data yang didapat melalui kritik eksternal dan internal; 3) Interpretasi data atau menganalisis data, memilih ulang data yang ada sehingga menemukan butir-butir informasi yang sebenarnya atau yang sudah diuji lewat kritik sumber; 4) Historiografi, penulisan dan pemaparan atau pelaporan hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan hutan adat dilakukan melalui pengontrolan yang secara terartur dengan struktur pengelolaanya terorganisir.piagam pengelolaaan hutan adat disepakati pada tanggal 24 April 2001. Dalam pengelolaan hutan adat terjadi aksi dan reaksi. Aksi para oknum yang tidak bertanggung jawab berupa penebangan dan pembalakan liar terhadap hutan adat. Oknum-oknum yang menginginkan keuntungan secara komersil. Reaksi merupakan respon pengelola hutan terhadap penebangan dan pembalakan liar hutan adat dan penyelesaian pelanggaran dengan cara memberikan sanksi adat. Tahun 2008 pengelolaan hutan adat mulai berkurang eksistensinya. Hal ini disebabkan mulai masuknya PT Kelapa Sawit yang beroperasi di dusun Batu Kerbau. Kekecewaan masyarakat terhadap oknum-oknum tertentu yang mempergunakan hasil hutan adat secara komersial. Meskipun kawasan hutan adat tersebut masih ada, namun tindak penyelamatan hutan adat cenderung memudar. Keadaan ini berkaitan erat dengan kuatnya pengaruh perkebunan besar di Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Devi
Date Deposited: 28 Mar 2019 03:20
Last Modified: 28 Mar 2019 03:20
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5283

Actions (login required)

View Item View Item