Interferensi Fonologi Dialek Solo dalam Bahasa Indonesia pada Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo.

Tri Tedi, Maedison (2016) Interferensi Fonologi Dialek Solo dalam Bahasa Indonesia pada Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11080063 TRI TEDI MAEDISON.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (257kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (308kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (287kB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah, kesalahan penggunaan bahasa yang berupa interferensi fonologi dialek Solo dalam bahasa Indonesia pada pidato kenegaraan yang dibawakan oleh presiden Joko Widodo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi fonologi dialek Solo dalam bahasa Indonesia pada pidato kenegaraan presiden Joko Widodo dilihat dari aspek penambahan fonem, aspek penghilangan fonem, aspek perubahan fonem. Aspek-aspek interferensi fonologi dialek Solo pada penelitian ini difokuskan pada pidato kenegaraan presiden Joko Widodo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis ini digunakan untuk mendeskripsikan data yang terdapat pada pidato kenegaraan presiden Joko Widodo, data penelitian ini berupa tuturan presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyimak, merekam serta memahami ujaran, dilanjutkan dengan teknik catat yaitu mencatat bunyi-bunyi bahasa dalam tahapan pengumpulan data, baik saat menyimak ataupun saat mendengarkan rekaman. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan tahapan (1) mengklasifikasikan data berdasarkan bentuk ujaran dan pola dasarnya (kata baku), (2) mendeskripsikan data sesuai dengan struktur, (3) menganalisis data dengan menggunakan metode dan teknik yang telah dirumuskan (metode deskriptif analisis), (4) mencatat dan menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa interferensi fonologi dialek Solo dalam bahasa Indonesia pada pidato kenegaraan presiden Joko Widodo merupakan sebuah kesalahan dalam berbahasa. Interferensi fonologi tersebut meliputi aspek penambahan fonem, aspek penghilangan fonem, aspek perubahan fonem. Interferensi fonologi penambahan fonem yang ditemukan pada penelitian ini yaitu berdistribusinya fonem /h/ terhadap fonem /b/, /d/, /g/ dan /j/ dan /k/, contohnya kata “terjebak” berdistribusi dengan fonem /h/ menjadi “terjhebhak”. Interferensi fonlogi berupa penghilangan fonem yang ditemukan pada penelitian ini yaitu hilangnya fonem /e/, /h/, /m/, /s/ dan /y/, contohnya kata “syarat” mengalami penghilangan fonem /y/ menjadi “syarat”. Interferensi fonlogi berupa perubahan fonem pada penelitian ini yaitu berubahnya fonem /a/, /f/, /g/, /i/, /u/, /v/, /z/. /ai/ dan /au/, contohnya kata “kepuauan” menjadi “kepuloan” setelah mengalami perubahan fonem.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Program Studi > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Devi
Date Deposited: 06 Mar 2019 09:41
Last Modified: 06 Mar 2019 09:41
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/5170

Actions (login required)

View Item View Item