Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat: Suatu Tinjauan Historiografi

Ayu, Rulyani (2016) Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat: Suatu Tinjauan Historiografi. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12020066 - AYU RULYANI (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (284kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (187kB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji karya sejarah tentang Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat: Suatu Tinjauan Historiografi yang ditulis dalam dua era (Orde Baru-Reformasi) dengan fokus permasalahan 1) Bagaimanakah penulisan sejarah PDRI berdasarkan karya-karya yang ada selama ini? 2)Apa saja latar belakang yang mempengaruhi pandangan para penulis dalam penulisan sejarah PDRI? Tujuan skripsi ini adalah menganalisis penulisan sejarah (historiografi) tentang sejarah PDRI berdasarkan karya-karya yang ada selama ini, serta menjelaskan latar belakang yang mempengaruhi pandangan para penulis dalam penulisan sejarah PDRI, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis dengan pendekatan historis dan menggunakan 4 tahap pokok, diantaranya: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil pelitian adalah pada masa Orde Baru, penulisan sejarah PDRI mengalami ketidak adilan, bahkan cenderung dianggap hanya sebagai pelengkap kronologis sejarah Indonesia dan juga pengantar sebuah peristiwa besar yaitu Serangan Umum 1 Maret yang dipimpin oleh Soeharto. Karya-karya tentang zaman revolusi Indonesia yang terbit pada masa Orde Baru lebih menonjolkan kemiliteran dan tentara-tentara yang berjuang demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sedangkan PDRI hanya mendapatkan porsi sedikit yang bahkan tidak bisa menjelaskan tentang PDRI. Diakhir periode Orde Baru, kedudukan PDRI sudah mendapatkan perhatian yang cukup besar yang terbukti dengan diizinkannya penyelenggaraan seminar tentang PDRI yang menghadirkan para pelaku dan saksi PDRI serta sejarawan. Memasuki era Reformasi, PDRI hadir sebagai salah satu peristiwa yang sangat penting bagi kronologis sejarah Indonesia. Keanekaragaman yang tercipta dalam penulisan sejarah bukan hanya berpijak pada dua elemen pokok: ikatan kebudayaan (cultuur bundenheid) dan jiwa zaman (zeitgeist). Namun, terjadinya perbedaan antara penulis karya sejarah disebabkan oleh para penulis karya dibentuk oleh beberapa sudut pandang dari penulis karya sejarah itu sendiri; kecenderungan pribadi (personal bias), prasangka kelompok (group prejudise), teori-teori yang saling bertentangan atas dasar penafsiran sejarah, dan adanya pandangan filsafat yang berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penulisan PDRI pada masa Orde Baru dan Reformasi terdapat banyak perbedaan dan sangat bertolak belakang. Karena Orde Baru banyak menutupi peristiwa yang seharusnya diketahui oleh banyak masyarakat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: D History General and Old World > DS Asia
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 26 Dec 2018 09:32
Last Modified: 26 Dec 2018 09:32
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4486

Actions (login required)

View Item View Item