Grup Kesenian Tradisional Talempong Uwaik-Uwaik di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 1990-2015

Nadia, Agustini Putri (2016) Grup Kesenian Tradisional Talempong Uwaik-Uwaik di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 1990-2015. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12020022 Nadia Agustini Putri (Skripsi).pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (392kB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kiprah Grup Kesenian Tradisional Talempong Uwaik-Uwaik di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 1990-2015. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: Bagaimana latar belakang kehadiran Talempong Uwaik-Uwaik di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Bagaimana perjalanan tradisi Talempong Uwaik-Uwaik Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, dan Apa makna historis kehadiran Talempong Uwaik-Uwaik bagi pemain, masyarakat dan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan menggunakan empat tahap penelitian yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sumber-sumber yang didapatkan melalui langkah heuristik adalah sumber tulisan dan sumber lisan. Sumber tulisan berupa dokumen, arsip, koran, buku-buku, dan tulisan-tulisan dalam blog di internet. Sumber lisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan narasumber dari pemain Talempong Uwaik-uwaik dan masyarakat, seperti pemain talempong uwaik-uwaik, pemain Talempong Uwaik-uwaik generasi muda, masyarakat, kaum intelektual, kaum adat, dan Wali Nagari. Langkah selanjutnya adalah melakukan kritik terhadap sumber yang telah didapatkan dan kemudian diberi pemahaman terhadap sumber tersebut. Langkah terakhir adalah historiografi yakni menuliskan hasil penelitian berupa karya ilmiah (skripsi). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) terbentuknya grup kesenian Talempong Uwaik-uwaik dilatarbelakangi oleh keinginan personil untuk menghidupkan kesenian tradisional di Nagari Paninjauan. Keinginan tersebut diwujudkan dengan mendirikan grup kesenian Talempong Uwaik-uwaik pada tahun 1990 dengan 6 orang personil, Samsinar dan Yusni sebagai pemimpin utama Grup Kesenian Tradisional Talempong Uwaik-uwaik. 2) eksistensi Talempong Uwaik-uwaik lebih kurang 25 tahun dalam kesenian tradisional sampai sekarang masih bertahan di tengah zaman modernisasi, jika ditinjau dari para pemain yang sudah berusia di atas 50 tahun. Mereka tetap tampil di acara-acara penting Nagari ataupun di luar daerah Sumatera Barat. Selama eksistensinya Grup Kesenian ini mengalami pergantian personil dan ketua. 3) sepanjang eksistensinya Grup Kesenian Talempong Uwaik-uwaik mampu membawa grup tradisional yang dianggap kuno menjadi sebuah kebanggaan Nagari, simbol masyarakat dalam berbudaya karena dalam setiap acara-acara penting nagari grup kesenian tradisional ini selalu dipakai sebagai pembuka maupun penutup dalam setiap acara.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 26 Dec 2018 04:35
Last Modified: 26 Dec 2018 04:39
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4466

Actions (login required)

View Item View Item