Migrasi Nelayan Di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat

Amianur, Amianur (2016) Migrasi Nelayan Di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12070230-AMIANUR (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (183kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (187kB)

Abstract

Migrasi meupakan berpindah ketempat lain dengan tujuan untuk menetap dalam waktu enam bulan atau lebih. Di Nagari Air Bangis umumnya bekerja sebagai nelayan, walaupun demikian banyak masyarakat yang melakukan migrasi kenagari tersebut. Setelah masyarakat melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis mereka bekerja sebagai nelayan juga. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat. Untuk menjelaskan permasalahan penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori migrasi oleh Everett S. Lee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 21 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan participant observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Kemudian yang menjadi unit analisisnya adalah individu. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis yaitu 1). Gambaran umum dari penduduk yang melakukan migrasi di daerah asalnya mereka belerja sebagai nelayan dan setelah mereka melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis mereka bekerja sebagai nelayan juga. Seteleh nelayan melengkapi semua kebutuhan yang diperlukan dan mereka berangkat biasanya pada pukul 16.30 WIB karena pada pukul 16.30 WIB pasang air laut naik, jadi mudah bagi kapal-kapal keluar dari muara Air Bangis. Lama mereka di tengah laut kira-kira 1 sampai 2 minggu, bahkan mereka ada yang berbulan-bulan berada di tengah lautan tergantung sembako, cuaca dan kesehatan kapal laut yang mereka bawa. 2). Faktor-faktor yang menarik dari daerah tujuan masyarakat melakukan migrasi sebagai berikut: a). Pendapatan yang lebih meningkat setelah melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis, b) Informasi dan Sarana Transportasi yang lebih memadai di Nagari Air Bangis, c). Produktivitas kerja yang lebih tinggi di Nagari Air Bangis, d). Tempat hiburan yang lebih lengkap di Nagari Air Bangis dibandingkan di daerah asal, dan e) adanya teman dan keluarga yang mengajak mereka untuk melakukan migrasi ke Nagari Air Bangis tersebut. 3). Faktor-faktor pendorong yang berasal dari daerah asal adalah sebagai berikut: a). Adanya bencana alam yang menimpa rumah dan lahan pertanian mereka, b). Sempitnya lapangan pekerjaan di daerah asal mereka sehingga mereka melakukan migrasi ke darah Nagari Air Bangis. Kata Kunci: Migrasi, Penduduk dan Nelayan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 21 Dec 2018 09:16
Last Modified: 21 Dec 2018 09:16
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4418

Actions (login required)

View Item View Item