Prilaku Menyimpang Di Tempat Hiburan (Studikasus: Remaja Di Tempat Hiburan Karaoke Plaza Andalas)

Defva Hasan, Defva (2016) Prilaku Menyimpang Di Tempat Hiburan (Studikasus: Remaja Di Tempat Hiburan Karaoke Plaza Andalas). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12070187 DEFVA HASAN .pdf
Restricted to Registered users only

Download (32MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (189kB)

Abstract

Yang melatar belakangi penelitian ini penting dilakukan karena tempat karaoke merupakan tempat yang digunakan oleh semua kalangan untuk menghibur diri dan melepas lelah karena seharian beraktifitas, tetapi beralih fungsi bagi para remaja, peneliti melihat para remaja diruang tunggu sudah melakukan perilaku pegangan tangan, merangkul pasangannya dan pasangan wanita menyandar ke pundak pasangan pria. Kemungkinan besar remaja tidak hanya berkaraoke melainkan melakukan perilaku menyimpang di dalam tempat karaoke tersebut, sekarang banyak para remaja yang melakukan perilaku menyimpang terutama ditempat-tempat yang sepi dan tempat hiburan, salah satu tempat hiburan karaoke yang ada di Plaza Andalas tidak hanya digunakan oleh para remaja untuk berkaraoke dan berkumpul dengan teman-teman tetapi ada beberapa dari para remaja yang melakukan perilaku menyimpang di tempat hiburan karaoke tersebut. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja di tempat-tempat hiburan. 2). Untuk mendeskripsikan faktor yang menyebabkan remaja melakukan perilaku menyimpang di tempat hiburan. Teori yang digunakan adalah teori asosiasi diferensial oleh Edwin H. Shuterland. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 19 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Kemudian yang menjadi unit analisisnya adalah individu. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model interaktif dikembangkan oleh Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja di tempat hiburan, berupa prilaku menyimpang yang khusus dan perilaku menyimpang umum yaitu: 1) Bersentuhan (touching) yaitu salah satu bentuk perilaku seksual dengan memegang tangan dan berpelukan yang dilakukan dengan lawan jenis ataupun dengan sesama jenis, 2). Berciuman (kissing) yaitu perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja yang berpacaran dengan cara menempelkan bibir ke bibir pasangannya dan sampai menggunakan lidah, 3). Bercumbu (petting) yaitu bentuk dari aktifitas fisik secara seksual, antara laki-laki dan wanita, yang lebih dari sekedar berciuman atau berpelukan yang mengarah kepada pembangkit gairah seksual, namun belum sampai berhubungan kelamin, 4). Merokok, 5). Minuman keras dan penyebab remaja melakukan perilaku menyimpang di tempat hiburan yaitu: 1). Suasana ruangan yang gelap, 2). Tidak ada razia, 3). Menghilangkan rasa stres, 4). Pengaruh dari teman.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 21 Dec 2018 04:53
Last Modified: 21 Dec 2018 04:53
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4386

Actions (login required)

View Item View Item