Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Keberadaan Warung Buah-Buahan Yang Menjadi Cafe Karaoke (Warung Remang- Remang) Pada Malam Hari (Studi: Di Jalan Teduh, Pasar Usang/Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman)

Fitra Ningsih, Fitra (2016) Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Keberadaan Warung Buah-Buahan Yang Menjadi Cafe Karaoke (Warung Remang- Remang) Pada Malam Hari (Studi: Di Jalan Teduh, Pasar Usang/Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12070022 FITRA NINGSIH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (45MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (184kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (296kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (296kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan warung buah-buahan yang menjadi cafe karaoke di Pasar Usang yang menjadi menyediakan wanita-wanita malam (prostitusi terselubung). Temuan di lapangan bahwa banyaknya wanita-wanita yang berada di pinggir jalan atau di depan warung buah-buahan menjadi cafe karaoke yang menjual jasanya. Bahkan ada beberapa pemilik cafe menyediakan tempat tinggal untuk wanita-wanita yang bekerja di cafe karaoke tersebut, tindakan atau perilaku yang sudah melanggar aturan, dan tetap mempertahankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk perilaku menyimpang yang ada di dalam warung buah-buahan yang menjadi cafe karaoke, (2) mendeskripsikan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap keberadaan warung buah-buahan yang menjadi cafe karaoke. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Reckless. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yakni penelitian kualitatif, informan penelitian adalah pemilik warung buah-buahan yang menjadi cafe karaoke, masyarakat yang ikut demontrasi dan masyarakat yang tidak ikut demontrasi terhadap keberadaan cafe karaoke di Pasar Usang. Jenis data yang digunakan peneliti adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan dengan model interaktif Milles dan Huberman dalam Sugiono, 1992:20 yakni: pengumpulan data, redukdi data, penyajian data, penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama: Sekelompok masyarakat yang ada di Batang Anai membangun warung buah-buahan yang menjadi café karaoke pada malam hari membuat keresahan terhadap masyarakat di lingkungan Batang Anai, sebab di warung tersebut terjadi sebuah tindakan atau perilaku yang melanggar nilai dan norma serta adat istiadat masyarakat Batang Anai seperti: (1) berjudi, (2) mabuk-mabukan (Miras), (3) tempat transaksi seks. Kedua: Masyarakat melakukan kontrol sosial terhadap keberadaan warung buah-buahan yang menjadi cafe karaoke ( warung remang-remang) adalah (1) Wali Nagari atau tokoh masyarakat Batang Anai mengadakan musyawarah agar terlaksana suatu tindakan untuk membuat ketertiban dan ketentraman masyarakat Nagari Sungai Buluh, (2) peringatan lisan, (3)masyarakat melakukan demontrasi terhadap café karaoke yang menyediakan Prostitusi terselubung (PSK) agar tidak ada lagi, (4) inpeksi mendadak (SIDAK) masyarakat mendatangkan anggota dari lembaga pemerintahan seperti Polisi dan Satpol PP

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 18 Dec 2018 09:58
Last Modified: 18 Dec 2018 09:58
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4157

Actions (login required)

View Item View Item