Analisis Pendapatan Tenaga Kerja Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) Di Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya.

Eka, Afnita (2016) Analisis Pendapatan Tenaga Kerja Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) Di Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12030073_EKA_AFNITA_(Skripsi).pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (271kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data dan menganalisis pendapatan tenaga kerja industri batik tanah liek (tanah liat) di Jorong Teluk Sikai dilihat dari: (1). Jam kerja Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) Di Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. (2). Keterampilan Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) Di Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. (3). Pembagian kerja Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) Di Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua tenaga kerja yang ada pada industri batik tanah liek (tanah liat) yang berjumlah sebanyak 72 orang. Sampel responden dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik Total Sampling atau pengambilan responden secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan tenaga kerja pada industri batik tanah liek (tanah liat) rata-rata kecil dari UMR kabupaten Dharmasraya yaitu 1.800.725, dengan total penerimaan setiap tenaga kerja Rp. 447.044 perhelai kain setiap satu kali periode produksi batik. Namun, antar tenaga kerja memiliki perbedaan pendapatan yang dapat dilihat dari: 1) Analisis pendapatan tenaga kerja dilihat dari jam kerja Pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) yaitu untuk pola Rp. 1.257.882 dengan jam kerja kecil dari 7 jam, Canting Rp. 2.026.629 dengan jam kerja kecil dari 7 jam, warna Rp.1.503.600 dengan jam kerja kecil dari 7 jam. 2) Analisis pendapatan tenaga kerja dilihat dari keterampilan tenaga kerja pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) yaitu untuk pola Rp. 1.257.882 dengan menghasilkan 35 helai perminggu. Canting Rp. 2.026.629 dengan menghasilkan 22 helai perminggu dan warna Rp.1.503.600 dengan mneghasilkan 27 helai per minggu. 3) Analisis pendapatan tenaga kerja dilihat dari pembagian kerja pada Industri Batik Tanah Liek (Tanah Liat) yaitu pola memiliki pendapatan kecil dari Rp.1.800.725, canting memiliki rata -rata pendapatan besar dari Rp.1.800.725 dan warna memiliki pendapatan kecil dari Rp.1.800.725.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 18 Dec 2018 03:51
Last Modified: 18 Dec 2018 03:51
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4084

Actions (login required)

View Item View Item