Kendala Dan Upaya Budidaya Markisa Di Kenagarian Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok.

Rofi, Afdila (2016) Kendala Dan Upaya Budidaya Markisa Di Kenagarian Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030139 - ROFI AFDILA (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (251kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (181kB)

Abstract

Kabupaten Solok merupakan satu–satunya daerah yang cocok untuk pengembangan usaha tani markisa. Khususnya kenagarian Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya. Markisa di daerah ini sudah dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun pasar provinsi tetangga seperti Riau, Jambi, Bengkulu dan lain–lain. Buah yang manis dan segan ini juga di jadikan sebagai oleh–oleh khas Solok dan merupakan salah satu produk pertanian andalan kabupaten ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas tentang kendala dan upaya budidaya markisa di kenagarian Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok di lihat dari: 1) budidaya tanaman markisa 2) kendala yang di hadapi petani markisa dalam budidaya tanaman markisa 3)upaya yang dilakukan petani markisa dalam penanganan penyakit tanaman markisa. Penelitian ini tergolong penelitian deskripsi, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga (KK) petani markisa yang ada di kenagarian Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Total Sampling, sampel penelitian ini berjumlah 31 kepala keluarga (KK) pengumpulan data menggunakan angket terbuka, analisa yang digunakan adalah statistik deskriptif yang memakai formula persentase. Hasil penelitian menunjukan: 1) budidaya tanaman markisa dilakukan dari penyiapan bahan tanaman (bibit) dengan cara di semaikan, penanaman dengan ukuran lubang tanam 30 × 30 × 30 cm, model perambatan yang dipakai model para– para, pemeliharaan dengan memberi pupuk pada tanaman pada umur ≥ 30 hari, pemanenan markisa 1× 3 minggu . 2) kendala dalam budidaya markisa yang di alami dalam pemeliharaan adalah sering di serang hama dan penyakit. 3) upaya penanganan pemberantasan hama dan penyakit pada bibit dengan cara buang bibit yang tak sehat dan agar tidak kesulitan dalam pemanenan ialah dengan cara melihat cuaca saat panen.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 18 Dec 2018 03:15
Last Modified: 18 Dec 2018 03:15
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4075

Actions (login required)

View Item View Item