Safety Valve Kehidupan Sosial Antar Suku Bangsa Nias dan Minangkabau di Jorong Tanjuang Pangka GMP Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat

Susi Sopia, Susi (2016) Safety Valve Kehidupan Sosial Antar Suku Bangsa Nias dan Minangkabau di Jorong Tanjuang Pangka GMP Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12070035 SUSI SOPIA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (187kB)

Abstract

ABSTRAK SUSI SOPIA (12070035), Safety Valve Kehidupan Sosial Antar Suku Bangsa Nias dan Minangkabau di Jorong Tanjuang Pangka GMP Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat, Padang, 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Safety Valve Kehidupan Sosial Antar Suku Bangsa Nias dan Minangkabau di Jorong Tanjuang Pangka GMP Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, dimana pernah terjadi konflik antara suku bangsa Nias dan suku bangsa Minangkabau di Jorong Tanjuang Pangka GMP. Suku bangsa Nias di sini merupakan masyarakat pendatang dan tinggal di tengah-tengah masyarakat suku bangsa Minangkabau, kedatangan mereka yaitu untuk mencari nafkah dan meneruskan kelangsungan hidup. Namun perbedaan antara kedua suku bangsa pernah menimbulkan konflik besar, dan setelah konflik itu selesai sampai saat ini antara suku bangsa Nias dan suku bangsa Minangkabau mengalami konflik laten, yiatu konflik yang bersifat tersembunyi dan jika dipendam dapat menimbulkan konflik besar untuk itu dibutuhkan safety valve (katup penyelamat) agar konflik ini tidak meluap kepermukaan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling, dimulai dengan menentukan kriteria-kriteria informan tertentu yaitu orang yang memungkinkan bisa menjawab atas pertanyaan penelitian. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu 12 tokoh suku bangsa Nias 3 orang diantaranya merupakan pendeta, dan 14 orang tokoh suku bangsa Minangkabau yaitu 3 orang diantaranya merupakan pemimpin barak, 1 diantaranya ketua pemuda, dan 1 dianyatanya lagi kepala Jorong Tanjuang Pangka. Informan tersebut diwawancarai dengan menggunakan wawancara mendalam agar informasi yang didapatkan lebih banyak dan akurat serta tidak tergantung pada pertanyaan penelitian yang sudah ditentukan. Berdasarkan hasil penemuan dan pembahasan penelitian ini bahwa: 1) Faktor penyelamatnya yaitu diaharuskan setiap masyarakat mematuhi aturan yang ada, menegur, dan mengadakan pertemuan-pertemuan dan kegiatan tertentu. 2) Dalam kehidupan sosial antar suku bangsa Nias dan Minangkabau yang menjadi safety valve (katup penyelamat) adalah (a) kelompok referensi antara lain mereka adalah para pemimpin Barak yaitu tempat suku bangsa Nias dan suku bangsa Minangkabau menyampaikan persoalan atau masalah-masalah yang dialami, (b) kemudian para pemimpin Barak memberikan beberapa faktor penyelamat agar antar suku bangsa tersebut tidak mengalami konflik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 18 Dec 2018 03:05
Last Modified: 18 Dec 2018 03:05
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4069

Actions (login required)

View Item View Item