Profil Industri Batu Bata di Kanagarian Api-Api Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan.

Romi, Arliandra (2016) Profil Industri Batu Bata di Kanagarian Api-Api Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
09030071_ROMI ARLIANDRA (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Abstrak.pdf

Download (248kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (252kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (269kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan menganalisis data tentang: 1) Modal usaha industri batu bata, 2) Tenaga kerja industri batu bata 3) Pengolahan industri batu bata dan 4) Pemasaran industri batu bata di Kanagarian Api-Api Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi penelitian ini seluruh industri batu bata di Kanagarian Api-Api sebanyak 15 industri batu bata. Sampel penelitian diambil secara total sampling. Hasil penelitian: (1) Modal dari tabungan sendiri, Rp 5.000.000 – Rp 10.000.000,. Biaya tenaga kerja untuk satu kali produksi Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000, biaya untuk 1 kali produksi Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000. Kendala berkaitan dengan modal tidak cukup dan modal kurang berkembang, (2) Tenaga kerja industri batu bata berasal dari masyarakat setempat. Usia pekerja 26 - 30 tahun, tingkat pendidikan rata-rata tamat SD, status pekerja tetap dan memiliki keahlian yang cukup, lama bekerja 2 – 3 tahun, (3) Bahan baku yang digunakan tanah dan pasir, tanah milik sendiri, kualitas sangat baik, kebutuhan 1 kali produksi 2 – 3 truk dan tidak ada kendala bahan baku. Pengadukan menggunakan ternak, dilakukan pagi hari selama 4 – 5 jam. Pencetakan menggunakan cetakan kayu, jumlah produksi 1 hari adalah < 1000 buah dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 5 cm dan (4) Pemasaran melalui perantara, mengerjakan pesanan bekerja sesuai target produksi harian, konsumen adalah masyarakat kecamatan Bayang, kendala pemasaran adalah tingginya tingkat persaingan dengan industri batu bata yang lain. Promosi usaha tidak ada karena biaya promosi mahal. Daerah pemasaran adalah Kabupaten Pesisir Selatan, dipasarkan dalam 1 kali produksi. Hasil produksi dijemput pemesan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 18 Dec 2018 02:50
Last Modified: 18 Dec 2018 02:50
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/4065

Actions (login required)

View Item View Item