Analisis Ketersediaan Air Irigasi Di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar.

Sri, Wahyuni (2016) Analisis Ketersediaan Air Irigasi Di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12030014 - SRI WAHYUNI (SKRIPSI).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (189kB)

Abstract

Persediaan air untuk tanaman padi penduduk di sekitar aliran air Irigasi Nagari Tanjung Barulak di Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar akan meningkat apabila hujannya tinggi, kebutuhan air untuk irigasi. Namun evapotranspirasi, infiltrasi dan limpasan permukaan akan mempengaruhi ketersediaan air. Maka dari itu untuk mengetahui jumlah persediaan air untuk tanaman, lahan dan kebutuhan air untuk penduduk di sekitar aliran air irigasi di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanung Emas Kabupaten Tanah Datar perlu melakukan atau mengitung berdasarkan perhitungan ketersediaan air. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara hati-hati dan sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta di lapangan dan mencoba menggambarkan secara detail dan dari data deskriptif menghasilkan angka-angka yang dapat diamati. Untuk menjawab masalah yang dirumuskan dapat digunakan data sekunder. Data sekunder merupakan sumber acuan dan analisis yang diperoleh dari perpustakaan atau intansi terkait. Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Curah hujan tertinggi terjadi bulan November 255.2 mm, terendah terjadi bulan juli 76.2 mm sedangkan rata-rata tahunan 1,934.6 mm. 2). Evapotranspirasi tertinggi terjadi bulan November 12.38 mm/bln, terendah bulan Juli 9.46 mm/bln,sedangkan tahunan sebesar 10.959 mm/bln. Suhu yang tinggi bulan November sebesar 30 Celcius dan terendah bulan Juli sebesar 26 Celcius. 3) Kebutuhan air irigasi tertinggi terjadi bulan Juni 9.52, terendah bulan Desember 5.78, sedangkan jumlah kebutuhan air irigasi tahunan sebesar 7.68 mm. 4) Infiltrasi tertinggi bulan Januari 88.88 Mm/bln, terendah bulan September 33.25 Mm/bln sedangkan jumlah tahunan sebesar 53.82 Mm. 5) Limpasan permukaan tertinggi terjadi bulan Februari 140.59 mm/bln, dan terendah bulan Agustus 43.18 mm/bln,sedangkan jumlah tahunan sebesar 81.819 mm/bln.6) Hasil ketersediaan air pada aliran irigasi Nagari Tanjung Barulak, cadangan air berkurang (defisit) angka negatif pada irigasi yaitu pada bulan Januari, Februari dan Juli sedangkan pada bulan Maret, April, Mei, Juni,Agustus, September, Oktober, November dan Desember mengalami surplus. Angka penambah air tertinggi pada irigasi Nagari Tanjung Barulak adalah November sebesar 121.89 mm dan penambahn air terendah pada bulan Juni 0.08

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 12 Dec 2018 04:34
Last Modified: 12 Dec 2018 04:34
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/3957

Actions (login required)

View Item View Item