Studi Masyrakat Nelayan Tradisional di Kampung Batu Kalang Kenagarian Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.

Ogi, Sepri (2016) Studi Masyrakat Nelayan Tradisional di Kampung Batu Kalang Kenagarian Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12030012 OGI SEPRI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (193kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (345kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi masyarakat nelayan tradisional di Kampung Batu Kalang yaitu: (1) Kelengkapan peralatan nelayan tradisional saat menangkap ikan. (2) Strategi nelayan tradisional saat menangkap ikan. (3) Pengolahan hasil tangkapan ikan nelayan tradisional. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer yaitu, data yang diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan data sekunder yaitu data yang diambil instansi-instansi yang terkait, sedangkan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan tradisional. Teknik pengambilan sampel dengan cara Snow ballsampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa studi masyrakat nelayan tradisional di kampung batu kalang, antara lain: (1) Kelangkapan peralatan nelayan tradisional dengan menggunakan peralatan yang sederhana seperti: jaring yang berukuran kecil, sampan, ember, keranjang, parang, pancing. (2) Srategi nelayan tradisional saat melakukan penangkapan ikan dengan cara memakai jaring, jaring terebut di turunkan saat berada di tengah lautan kemudian di tunggu sekitar 1 atau 2 jam, setelah itu baru jaring ditarik ke atas sampan, dijaring tersebutlah ikannya pada nyangkut, dalam sehari nelayan tradisional membutuhkan waktu sekitar 5-7 jam untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.(3) Pengolahan hasil tangkapan ikan nelayan tradisional dilakukan oleh orang- orang di sekitar, yang membeli ikan pada nelayan. Pengolahan di lakukan apabila pada saat jumlah ikan yang terlalu banyak di dapatkan oleh para nelayan. Apabila tidak ada lagi tempat penyaluran ikan, maka terpaksa ikan tersebut di olah menjadi ikan asin. Dengan tujuan terutama supaya ikan lebih awet dan dapat merubah rasa ikan tersebut menjadi agak asin.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 16 Nov 2018 03:04
Last Modified: 16 Nov 2018 03:04
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/2835

Actions (login required)

View Item View Item