Kesesuaian Ruang Terbuka Hijau Eksisting Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Di Kota Batam.

Reno, Syaftyadi (2016) Kesesuaian Ruang Terbuka Hijau Eksisting Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Di Kota Batam. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
11030020 RENO SYAFTYADI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (181kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (189kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (268kB)

Abstract

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau pada wilayah kota diisyaratkan dalam Undang-undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang sebesar 30% dari luas wilayah perkotaan. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau untuk kawasan perkotaan sangat penting, mengingat fungsinya dalam memberikan manfaat ekologis, sosial budaya, arsitektural, dan ekonomis. Posisi RTH seharusnya memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pembangunan suatu wilayah, bukan hanya sebagai elemen pelengkap dalam wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi yang lebih mendalam mengenai perbandingan Ruang Terbuka Hijau Eksisting berdasarkan RTRW Kota Batam. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan Januari-Maret 2016 yang secara umum di mulai dari persiapan, pengambilan data sekunder, analisis dan penyajian hasil. Penelitian ini bertempat di Kota Batam dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dari Instansi terkait seperti BAPPEDA, Dinas Tata Ruang, catatan dilapangan dan dokumentasi. Setelah data penelitian diperoleh selanjutnya data dianalisis melalui rumus untuk mengetahui jumlah luasan RTH baik RTH Eksisting maupun RTH rencana, kemudian hasilnya dapat dijadikan perbandingan antara luasan RTH di lapangan dan luasan RTH sesuai RTRW Kota Batam. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1). Luas RTH eksisting di wilayah Kota Batam ± 21.755,22 Ha atau 20,09% dari keseluruhan luas wilayah Kota Batam. (108.286 Ha). RTH yang paling luas berada di Kecamatan Nongsa dengan luas ± 9719,35 (Ha). Dan RTH yang paling kecil luasannya terdapat di Kecamatan Bengkong dengan luas ± 365,47 (Ha). 2). RTH Eksisting tidak terdapat kesesuaian, karena pembangunan yang terjadi di Kota Batam yang semakin pesat, migrasi penduduk/mobilitas penduduk, dan kurangnya lahan untuk daerah pemukiman sehingga terjadi alih fungsi lahan di mana lahan tersebut tidak sesuai lagi peruntukan dengan perencanaannya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Geografi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 15 Nov 2018 08:06
Last Modified: 15 Nov 2018 08:06
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/2807

Actions (login required)

View Item View Item