Interaksionalisme Simbolik Lesbian Di Kenagarian Tarung-Tarung Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman

Nurlaila, Nurlaila (2017) Interaksionalisme Simbolik Lesbian Di Kenagarian Tarung-Tarung Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (7kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (88kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (209kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
12070187_NURLAILA_SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Dari latar belakang dapat kit lihat sudah kodratnya manusia diciptakan berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan dan kemudian menjalin hubungan untuk membangun sebuah keluarga yang harmonis. Namun dalam kehidupan manusia yang sebenar-benarnya muncul suatu hal yang berbeda serta dianggap tidak wajar, dikarenakan dua insan yang sejenis menjalin hubungan percintaan atau dikenal dengan istilah lesbian.Lesbian ini dianggap sebagai perilaku menyimpang di dalam kehidupan masyarakat.Tujuan penelitian disini untuk mendeskripsikan bentuk interaksi lesbian dalam menjalin hubungan. Analis pada penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Mead. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan pada penelitian ini adalah lesbian dengan menggunakan unit analisis individu. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam dengan empat orang, observasi partisipan dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data menurut Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi (mengambil kesimpulan). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwasanya penyebab munculnya lesbian ini dalam masyarakat Kenagarian Tarung-Tarung Kabupaten Pasaman dikarenakan oleh akibat pergaulan antara sesama teman serta dapat juga dipengaruhi oleh keluarga yang kurang harmonis. Lesbian ini berinteraksi sesama lesbian dan lesbian memiliki gesture dalam menjalin hubungan sama pasangannya. Lesbian juga memiliki penampilan dan pemakaian aksesoris.Buchy berpenampilan layaknya seorang laki-laki sejati. Sedangkan fheme berpenampilan seperti perempuan biasa, lesbian juga memiliki peran masing-masing antara buchy dan fheme, buchy berperan seperti laki-laki layaknya laki-laki normal. Fheme berperan sebagai perempuan yang akan memberikan kasih sayang dalam hubungan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 08 Nov 2018 09:36
Last Modified: 08 Nov 2018 09:36
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/2741

Actions (login required)

View Item View Item