Baharuddin Andoeska: Seorang Budayawan Minang yang Otodidak (1963-2016).

Riri, Desriani (2017) Baharuddin Andoeska: Seorang Budayawan Minang yang Otodidak (1963-2016). Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
Skripsi Riri Desriani (12020125).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (180kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (269kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (362kB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang Baharuddin Andoeska: Seorang Budayawan Minang yang Otodidak Tahun (1963-2016). Adapun rumusan masalah dari skripsi ini adalah awal keterlibatan Baharuddin Andoeska dalam dunia seni dan budaya, usaha-usaha Baharuddin Andoeska sebagai seorang Budayawan termasuk dalam hal menciptakan lagu, dan pandangan masyarakat terhadap karya Baharuddin Andoeska. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui awal keterlibatan Baharuddin Andoeska terlibat dalam dunia seni dan budaya, mengetahui usaha-usaha Baharuddin Andoeska sebagai seorang budayawan termasuk dalam hal menciptakan lagu serta mengetahui pandangan masyarakat terhadap karya Baharuddin Andoeska. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang sesuai dengan penelitian sejarah yang melalui langkah-langkah sebagai berikut : (1) Heuristik, mencari dan mengumpulkan data serta sumber primer dan skunder (2) Kritik Sumber yaitu melakukan pengujian terhadap data yang ditemukan, (3) Analisis dan Interpretasi , (4) Historiografi atau penulisan. Awal keterlibatan Baharuddin Andoeska dalam dunia seni dan budaya dipengaruhi oleh lngkungan tempat tinggalnya semasa kecil. tempat tinggalnya di Jati sering dijadikan tempat latihan band Mutiara Combo. Karena sering melihat band Mutiara Combo latihan Baharuddin Andoeska kecil sangat ingin belajar musik. Jiwa seni Baharuddin Andoeska memang sudah terlihat sejak kecil, semuanya memang dimulai dari kesukaannya, seperti ia sangat menyukai melukis, dan mendengarkan lagu. Usaha yang dilakukan Baharuddin Andoeska sebagai seorang budayawan termasuk dalam hal menciptakan lagu yaitu pertama mendirikan sanggar barabah untuk tempat menyalurkan bakat anak-anak dalam dunia seni. Kedua mengajari anak-anak sekolah berlatih vocal serta menjaga kualitas sesuai dengan ilmu Musik Standar dan Formula yang ditemukan sendiri. Pandangan masyarakat terhadap karya Baharuddin Andoeska yaitu, banyak yang tidak mengenal Baharuddin Andoeska. Namun jika ditanyakan mengenai lagu Guguak Manyambah banyak yang mengetahui lagu tersebut. Karya yang banyak diciptakan oleh Baharuddin Andoeska memiliki cirri khasnya sendiri yang mudah dikenali oleh sesama pencipta lagu, yang mana setiap lagu yang telah ia ciptakan mudah dipahami dan menceritakan tentang alam sekitar.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General)
C Auxiliary Sciences of History > CT Biography
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Devi
Date Deposited: 08 Nov 2018 04:51
Last Modified: 08 Nov 2018 04:51
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/2733

Actions (login required)

View Item View Item