Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Ukuran Legislatif terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat.

Siros, Siros (2017) Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Ukuran Legislatif terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
12090164 SIROS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (186kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (182kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, belanja modal,dan ukuran legislatif secara parsial serta secara simultan terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, analisis data yang digunakan adalah deskripsi dan asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah merupakan data sekunder dan bersifat panel yang diambil dalam periode 2010-2014. Sumber data diperoleh dari BPS Provinsi Sumatera Barat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka atau dokumentasi data tentang pendapatan asli daerah, belanja modal dan ukuran legislatif tahun 2010-2014. Untuk melihat pengaruh pendapatan asli daerah, belanja modal, dan ukuran legislative secara parsial atau simultan terhadap kinerja keuangaan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat digunakan teknik uji t dan uji F. Hasil analisa data menunjukkan bahwa; Pertama Variabel pendapatan asli daerah berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat dengan koefisien sebesar 0,681 dan thitung sebesar 6,717 sedangkan ttabel sebesar 1,986; Kedua Variabel belanja modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota dengan koefisien sebesar 0,239 dan thitung sebesar 3,702 sedangkan ttabel sebesar 1,986; Ketiga Variabel ukuran legislative berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat dengan koefisien sebesar 5,279 dan thitung sebesar 4,806 sedangkan ttabel sebesar 1,986; Keempat Variabel pendapatan asli daerah, belanja modal, dan ukuran legislatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat dengan Fhitung = 21,258 sedangkan Ftabel sebesar 3,10. Sedangkan berdasarkan koefisien diperoleh nilai R square sebesar 0,412, artinya sebesar 41,2% perubahan pada variabel dependen (kinerja keuangan) dapat dijelaskan oleh variabel indipenden (pendapatan asli daerah, belanja modal dan ukuran legislatif) sedangkan sisanya 59,8% dipengaruhi oleh sebab-sebab lain diluar penelitian. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disarankan kepada pihak Pemerintah Kabupaten/Kota Sumatera Barat untuk selalu berupaya meningkatkan penyerapan anggaran yang telah dibuat untuk peningkatan kesejahterahan daerah/kota. Kepala daerah/kota diharapkan berusaha meningkatan pengelolaan PAD agar pendapatan daerah bisa lebih ditingkatkan demi kemajuan daerah. Dalam memberlanjakan anggaran diharapkan pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat lebih mengutamakan belanja yang sifatnya memberi manfaat untuk kelancaran pemerintahan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Program Studi > Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Devi
Date Deposited: 07 Nov 2018 09:48
Last Modified: 07 Nov 2018 09:48
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/2703

Actions (login required)

View Item View Item