Analisis Semiotik dalam Novel Menagih Janji Gunung Kawi Karya Otto Sukatno CR

Supriyani, Supriyani (2018) Analisis Semiotik dalam Novel Menagih Janji Gunung Kawi Karya Otto Sukatno CR. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
10080136 SUPRIYANI ok Flip.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (296kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Analisis Semiotik dalam Novel Menagih Janji Gunung Kawi Karya Otto Sukatno CR, Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat, Padang, 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya ritual-ritual budaya yang terdapat dalam novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sakatno CR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis semiotik yang terdapat dalam novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sakatno CR. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bersifat analisis isi (content analysis). Data dalam penelitian ini adalah kutipan yang berhubungan dengan semiotik dalam Novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sukatno CR yang berkaitan dengan komponen semiotik. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Menagih Janji Gunung Kawi Karya Otto Sukatno CR, 2016, penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta, terbitan pertama. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri serta dibantu oleh format pencatatan data. Aspek yang terdapat dalam novel ini adalah yang berkaitan dengan komponen semiotik yaitu tanda, lambang dan isyarat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama, tanda yang terdapat dalam novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sakatno CR yaitu tanda kebudayaan Jawa tentang hal mistis, mengangap Gunung Kawi tempat meminta pesugihan dengan menumbalkan nyawa-nyawa. Bunyi lolong anjing yang panjang menandakan ada roh gentaangan. Jasadnya akan dimutilasi akibat melakukan pesugihan. Bau amis bangakai sebagai bentuk aroma mistis. Kedua, lambang yang terdapat dalam novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sakatno CR yaitu banyak ditemui seputar kepercayaan masyarakat Jawa tentang burung hantu melambangkan kuburan. Gunung Kawi jalan singkat bagi masyarakat yang melarat menjadi kaya-raya. Malam jumat legi melambangkan malam penuh sesajian. Ketiga, isyarat yang terdapat dalam novel Menagih Janji Gunung Kawi karya Otto Sakatno CR yaitu terlihat dari kepercayaan masyarakat terhadap santet, untuk menghindari santet masyarakat setempat jangan sampai melangar norma. Menceritakan perempuan yang diperkosa oleh majikannya. Mendangkungan menjadi harimau yang menakuti warga. Kenya Dewi juga merasa tidak punya waktu untuk segera menentukan pilihan yang akan dijadikan tumbal di Gunung Kawi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PB Modern European Languages
P Language and Literature > PC Romance languages
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
P Language and Literature > PJ Semitic
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
P Language and Literature > PQ Romance literatures
P Language and Literature > PR English literature
Q Science > QD Chemistry
Divisions: Program Studi > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 07 Jul 2018 04:42
Last Modified: 07 Jul 2018 04:42
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/233

Actions (login required)

View Item View Item