Minoritas Di Tengah Mayoritas: Upaya Komunitas Hindu Mengukuhkan Identitas Di Kota Padang 1998-2012

Julia, Siska Jasman (2018) Minoritas Di Tengah Mayoritas: Upaya Komunitas Hindu Mengukuhkan Identitas Di Kota Padang 1998-2012. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Skripsi Lengkap)
13020058 JULIA SISKA JASMAN ok Flip.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak - Copy.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (224kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang “Minoritas Di Tengah Mayoritas: Upaya Komunitas Hindu Mengukuhkan Identitas Di Kota Padang 1998-2012”. Permasalahan yang dikaji meliputi: (1) Bagaimana kondisi dan posisi komunitas Hindu di Kota Padang sebelum berdirinya Pura Jagatnatha; (2) Bagaimana strategi komunitas Hindu Mengukuhkan Identitasnya di Kota Padang; (3) Bagaimana Keberlangsungan Praktik Keagamaan komunitas Hindu di Kota Padang 1998- 2012. Tujuan dan Manfaat Penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kondisi dan posisi komunitas Hindu di Kota Padang sebelum berdirinya Pura Jagatnatha; (2) mendeskripsikan strategi komunitas Hindu Mengukuhkan Identitasnya di Kota Padang; (3) mendeskripsikan keberlangsungan praktik keagamaan komunitas Hindu di Kota Padang 1998-2012. Bentuk penulisan skripsi ini adalah sejarah sosial-budaya, dari masyarakat yaitu beragama Hindu. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yaitu : 1. Heuristik, 2. Kritik Sumber, 3. Interpretasi, 4. Historiografi. Sumber-sumber yang digunakan yaitu sumber primer dan sekunder. Sumber primer adalah sumber dengan melakukan wawancara dengan para informan komunitas Hindu yang ada di Sumatera Barat khususnya kota Padang. Sumber primer lainnya yang digunakan adalah melalui arsip-arsip yang berakaitan dengan komunitas Hindu di Kota Padang, dokumen, foto-foto sezaman. Sedangkan sumber sekunder yang digunakan berupa hasil studi keperpustakaan dan hasil tulisan. Komunitas Hindu yang datang di Kota Padang berawal dari tentara yang diutus pada masa PRRI. Kedatangan umat Hindu pasca PRRI terus berlanjut, karena lebih terkait pada soal pekerjaan. Komunitas Hindu di Kota Padang merupakan salah satu komunitas kecil yang berkembang setiap tahunnya. Fakta komunitas Hindu yang masih awam di Masyarakat Kota Padang menjadikan keberadaan komunitas ini masih banyak yang belum mengetahuinya. Namun dengan seiring waktu komunitas Hindu dapat berbaur dengan masyarakat yang ada di Kota Padang. Hal tersebut membuat adanya keterikatan dengan masyarakat yang ada di Kota Padang. Jumlah umat Hindu yang terus bertambah datang di Kota Padang membuat adanya keinginan mendirikan tempat ibadah sebagai bentuk realisasi aktivitas agama. Hal ini bertujuan agar kebutuhan umat terhadap tempat Ibadah. Keinginan memiliki tempat Ibadah itu baru bisa terwujud di tahun 1998. Dibangunnya Pura Jagatnatha menjadikan kehidupan sosial dan budaya serta aktivitas keagamaan antara sesama umat Hindu dapat terjalin. Sejak saat itu, eksistensi minoritas masyarakat Hindu di kota Padang semakin dikenal oleh kehidupan masyarakat kota Padang. Keberadaan mereka juga menjadi pertanda adanya harmonisasi para pemeluk agama di kota Padang, sehingga pendidikan multikulturalisme turut berkembang dalam prinsip saling menghargai sebagai warga kota.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sejarah
Depositing User: syufiarni syufiarni
Date Deposited: 06 Jul 2018 08:19
Last Modified: 06 Jul 2018 08:19
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/203

Actions (login required)

View Item View Item