Dampak Ekologi Sosial Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Nagari Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung

Hilda, Dewita (2017) Dampak Ekologi Sosial Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Nagari Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (93kB)
[img] Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (8kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (108kB)
[img] Text (Skripsi Lengkap)
10070206 HILDA DEWITA.pdf

Download (9MB)

Abstract

Pengeksplotasian sumber daya alam secara berlebihan akan mendatangkan kerugian kepada mahkluk hidup terutama kepada manusia seperti terjadinya bencana alam longsor atau banjir bandang dan pencemaran seperti pencemaran air. Dan di Nagari Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung terdapat aktivitas penambangan emas PETI yang mengeksploitasi sungai secara berlebihan untuk mendapatkan emas sehingga mereka tidak memperhatikan dampak ekologi sosial kepada masyarakat di sekitar Nagari Padang Tarok. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Nagari Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung dan dampak ekologi sosial aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Nagari Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Ekologi Sosial menurut Karl Marx. Teori ekologi sosial Marx lebih menekankan pada interaksi fundamental antara manusia dan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan informan sebanyak 12 orang, informan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Model analisis data yaitu melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola aktivitas PETI dilakukan hampir setiap hari kecuali pada saat cuaca buruk. Hasil tambang yang diperoleh di jual kepada Toke dimana hasil pembagian dari penjualan emas adalah dibagi dua yaitu pemilik mesin dan anggota. Sementara dampak dari aktivitas PETI terhadap ekologi sosial yaitu masyarakat kehilangan sumber air bersih dari sungai, masyarakat kehilangan fungsi sungai untuk MCK, ibu-ibu kehilangan rutinitas untuk berkumpul di sungai dan anak-anak kehilangan tempat bermain.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 26 Sep 2018 01:11
Last Modified: 26 Sep 2018 01:11
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/1759

Actions (login required)

View Item View Item